INSIBERNEWS - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, melontarkan apresiasi tinggi terhadap figur Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol TNI Teddy Indra Wijaya.
Menurutnya, rekam jejak dan dedikasi Teddy di dunia kemiliteran menjadikannya sosok panutan yang sangat ideal bagi generasi muda, khususnya para calon perwira yang tengah menempuh pendidikan.
Kekaguman tersebut disampaikan Qodari menyusul momen inspiratif saat Teddy membagikan pengalaman dan wawasannya dalam sebuah sesi pembekalan.
Acara yang berlangsung selama tiga jam pada Senin (13/7/2026) itu disaksikan langsung oleh sekitar 1.600 taruna Akademi Militer (Akmil) yang memadati kompleks pendidikan di kawasan Lembah Tidar, Magelang, Jawa Tengah. Bersama delapan rekan sejawatnya, Teddy hadir memberikan suntikan motivasi bagi para tunas bangsa tersebut.
Baca Juga: Tepis Isu Mandek, DPR Kebut RUU Perampasan Aset Jadi Senjata Baru Sikat Harta Koruptor di 2026
Di hadapan ribuan pasang mata, Teddy bernostalgia menceritakan bahwa dirinya juga pernah berdiri di posisi yang sama 15 tahun silam. Ia memotivasi para taruna agar menanamkan keyakinan bahwa suatu saat nanti, merekalah yang akan memegang tongkat estafet kepemimpinan di negeri ini.
"Dulu pernah di sini, 15 tahun lalu, 2011. Saya ada di sini seperti kamu dan 15 tahun kemudian, saya berdiri di sini mendapat kehormatan untuk bicara di depan adik-adik semua. Saya sekarang ini dulu seperti kamu. Jadi kamu, suatu saat pasti bisa lebih dari saya, lebih dari senior-senior kamu yang lain," pesan Teddy.
Dalam pesannya, mantan ajudan Presiden Prabowo Subianto ini turut mengutip pernyataan pimpinannya bahwa kemerdekaan suatu bangsa sangat bergantung pada kekuatan tentaranya.
Untuk itu, Teddy menekankan pentingnya penguasaan keahlian tambahan di era modern, mulai dari pemahaman tentang kecerdasan buatan (AI), teknologi informasi, penguasaan bahasa asing, hingga kemampuan membangun relasi sosial yang sehat.
Baca Juga: Kabar Gembira! Prabowo Pangkas Harga BBM Kapal Nelayan Jadi Rp15 Ribu Tanpa Sedot APBN
"Pilih salah satu, minimal kamu ada. Relasi itu penting, tapi kalau mengandalkan relasi tanpa ada kekuatan dan kemampuan, itu sama saja nol. Enggak akan jadi juga. Jadilah perwira yang enggak gitu-gitu aja," imbuhnya.
Teddy kemudian membagikan rahasia suksesnya yang selalu menantang batas kemampuan diri sendiri. Ia tak segan menceritakan perjalanannya menembus berbagai kawah candradimuka paling bergengsi di dunia militer, mulai dari kesatuan elite Kopassus, Sat-81 Gultor, hingga menyeberang benua untuk menuntaskan pendidikan keras di US Army Ranger School.
"Kalau kau udah terlanjur basah, jangan tanggung-tanggung. Kalau kamu sudah hadir, jangan sekadar hadir. Kalau bekerja 100 persen, kerahkan yang kamu punya agar itu berhasil agar tapi di jalan yang baik. Sehingga misal kalau gagal, enggak nyesel," tegas perwira menengah tersebut.
Menanggapi materi yang disampaikan, Qodari menilai gaya penyampaian Teddy sangat membumi dan mudah diterima karena berangkat dari pengalaman empiris.
Artikel Selanjutnya
Rumah Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi Digeledah KPK Terkait Skandal Suap Bupati Muara Enim, Sejumlah Barang Bukti Elektronik Disita
Editor: Varin Vaprilia Caroline
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Rumah Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi Digeledah KPK Terkait Skandal Suap Bupati Muara Enim, Sejumlah Barang Bukti Elektronik Disita
Fakta Baru Sidang Korupsi DJKA: Ada Alokasi Dana Rp100 Juta untuk Gus Miftah
Tepis Isu Mandek, DPR Kebut RUU Perampasan Aset Jadi Senjata Baru Sikat Harta Koruptor di 2026
Kabar Gembira! Prabowo Pangkas Harga BBM Kapal Nelayan Jadi Rp15 Ribu Tanpa Sedot APBN
Gebrakan Menkeu! Berburu Pajak ke Sektor Digital dan Ekonomi Bayangan Tanpa Kerek Tarif