INSIBERNEWS - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keresahannya karena Timnas Indonesia belum mampu mewujudkan target tampil di ajang Piala Dunia.
Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri peluncuran program mandatori biodiesel B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).
Baca Juga: Rupiah Kembali Tertekan ke Rp18,128 per Dolar AS, Ketegangan Timur Tengah Jadi Pemicu
Dalam pidatonya, Prabowo membandingkan keberhasilan Indonesia mengembangkan bahan bakar biodiesel B50 dengan perjuangan sepak bola nasonal.
Menurutnya, meski Indonesia mampu menciptakan berbagai terobosan di sektor energi, masih ada pekerjaan besar yang harus diwujudkan di bidang olahraga, khususnya sepak bola.
"Yang masih kita sulit adalah masuk Piala Dunia. Jadi, saya resah, terus terang saya resah. Kita bisa B50 tapi tidak bisa masuk Piala Dunia, saya masih tidak puas," ujar Prabowo.
Baca Juga: TNI Bantah Kerahkan Pasukan Bersenjata ke Polda Metro Jaya, Video Viral Jadi Sorotan
Presiden menegaskan bahwa prestasi di dunia sepak bola bukan sekadar urusan olahraga, melainkan juga menyangkut kehormatan dan kebanggaan sebuah bangsa.
Karena itu, ia meminta seluruh pihak memberikan perhatian serius terhadap pembinaan sepak bola nasional agar Indonesia mampu bersaing di level internasional.
Di hadapan para tamu undangan, Prabowo juga sempat berkelakar dengan Boy Thohir sambil mencari Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang juga menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga.
Ia menitipkan pesan agar berbagai upaya terus dilakukan demi membuka jalan bagi Timnas Indonesia tampil di putaran final Piala Dunia.
Baca Juga: Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga TNI, Mabes TNI Pastikan Tak Terkait Penggeledahan Korupsi
Tak berhenti di situ, Prabowo juga menyapa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan mempertanyakan dukungan yang dibutuhkan untuk mewujudkan target tersebut.
Pernyataan itu disampaikan dengan nada santai, namun menunjukkan harapan besarnya terhadap kemajuan sepak bola Indonesia.
Artikel Terkait
Kementerian PU Buru Pembocor Surat Dinas Menteri ke New York, Publik Pasang Badan Bela Whistleblower
Kaca Gedung Kantor BGN di Jakarta Pecah Mendadak, Polisi Turun Tangan Selidiki Penyebab
Kronologi Kecelakaan McLaren 720S Spider di Sukoharjo, Andra ST Bantah Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
TNI Bantah Kerahkan Pasukan Bersenjata ke Polda Metro Jaya, Video Viral Jadi Sorotan
Ratusan Akun Seller Marketplace Diduga Dibekukan, Kementerian UMKM Siapkan Verifikasi Sebelum Panggil TikTok Shop
Rupiah Kembali Tertekan ke Rp18,128 per Dolar AS, Ketegangan Timur Tengah Jadi Pemicu