Pemerintah AS, kata dia, akan lebih fokus pada langkah-langkah yang dianggap mampu melindungi kepentingan nasional dan keamanan sekutunya.
Meningkatnya ketegangan antara kedua negara memicu kekhawatiran berbagai pihak terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah.
Baca Juga: AS Ingkar Janji, Iran Kecam Keras Pembatalan Sepihak Sanksi Minyak dalam Pakta Islamabad
Selat Hormuz yang menjadi jalur utama distribusi minyak dunia kembali menjadi sorotan karena setiap gangguan di kawasan tersebut berpotensi memengaruhi rantai pasok energi global dan memicu gejolak harga minyak.
Sejumlah pengamat menilai peluang meredanya konflik kini semakin kecil apabila tidak ada upaya diplomasi baru dari kedua belah pihak.
Komunitas internasional pun terus mendorong Amerika Serikat dan Iran untuk menahan diri agar ketegangan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas dan berdampak terhadap keamanan global.***
Artikel Terkait
Terungkap! AS Sempat Peringatkan Iran, Israel Diduga Incar Negosiator Penting
Serangan AS ke Iran Memanas, Fasilitas Militer hingga Pelabuhan Jadi Sasaran di Tengah Pemakaman Khamenei
AS Hantam 80 Target Militer Iran, Ketegangan di Selat Hormuz Kembali Memanas
AS Ingkar Janji, Iran Kecam Keras Pembatalan Sepihak Sanksi Minyak dalam Pakta Islamabad
Balas Serangan Amerika, Iran Luncurkan Rudal dan Drone ke Pangkalan Militer AS di Bahrain dan Kuwait