Kendati ketiga saudara kandungnya hadir berdiri di barisan depan prosesi, keberadaan Mojtaba yang misterius memicu berbagai spekulasi, di tengah keyakinan para pejabat elite militer bahwa kesepakatan gencatan senjata dengan Washington sejatinya masih berjalan efektif.
Sementara itu, dari belahan bumi lain, Donald Trump justru melontarkan komentar bernada sinis dan meragukan ketulusan ekspresi kesedihan yang ditunjukkan oleh jutaan warga faksi oposisinya tersebut di media internasional.
Trump berseloroh bahwa ia meyakini sebagian besar warga Iran sebenarnya membenci figur mendiang dan menganggap air mata yang tumpah sepanjang prosesi itu hanyalah kepalsuan belaka, sebuah pernyataan kontroversial yang langsung memicu kecaman balik yang sangat keras dari berbagai lini media di Teheran.(*)
Artikel Terkait
Mojtaba Khamenei Dirawat Tak Sadarkan Diri, Bagaimana dengan Konflik Iran-Amerika?
Iran Buka Suara Soal Kondisi Terkini Mojtaba Khamenei, Cedera hingga Kehilangan Istri
Iran Siapkan Pemakaman Mendiang Akbar Ali Khamenei, 20 Juta Warga Diperkirakan Hadir
Usai Damai dengan AS, Khamenei Tegaskan Iran Tak Akan Tunduk pada Tekanan Trump
Suasana Pemakaman Ali Khamenei: Deretan Peti Keluarga dan Kehadiran Pemimpin Dunia Jadi Perhatian