INSIBERNEWS - Misi kemanusiaan darat menuju Jalur Gaza yang digagas Armada Sumud pro-Palestina resmi dihentikan setelah sejumlah aktivis mereka ditahan di Libya.
Penahanan tersebut terjadi saat perwakilan konvoi tengah melakukan negosiasi guna memperoleh akses perjalanan menuju Mesir.
Dalam pernyataan resminya pada Kamis (28/5), Armada Sumud mengungkapkan bahwa penghentian misi dilakukan karena situasi di lapangan tidak lagi memungkinkan bagi konvoi untuk melanjutkan perjalanan secara aman.
Baca Juga: Heboh Anak Bupati Riau Positif Narkoba, Polisi dan BNN Ungkap Kronologinya
“Konvoi Darat Global Sumud terpaksa mengakhiri misi kemanusiaan daratnya ke Gaza setelah penahanan 10 perwakilan yang sedang berupaya menegosiasikan jalur aman konvoi menuju Mesir,” demikian isi pernyataan tersebut.
Konvoi bantuan yang membawa dukungan kemanusiaan bagi warga Gaza itu sebelumnya berusaha membuka jalur darat melalui Libya menuju Mesir sebagai pintu masuk ke wilayah Palestina.
Namun, proses negosiasi menghadapi hambatan serius setelah otoritas di Libya timur mengambil langkah penahanan terhadap beberapa anggota delegasi.
Baca Juga: SDA Ungkap Penyebab Jalan Lenteng Agung Ambles, Warga Sebut Baru Ditambal
Menurut keterangan para aktivis, pihak berwenang di Libya timur meminta agar seluruh bantuan kemanusiaan diserahkan kepada Bulan Sabit Merah Libya.
Bantuan tersebut kemudian direncanakan untuk diteruskan ke Mesir, dengan alasan mengikuti arahan dari otoritas Mesir terkait pengiriman bantuan lintas perbatasan.
Meski menghadapi tekanan dan kendala administratif, Global Sumud disebut terus mengupayakan dialog agar konvoi tetap dapat melintasi perbatasan menuju Gaza.
Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil hingga akhirnya sejumlah perwakilan mereka ditahan.
Baca Juga: Empat Anggota Keluarga Tewas di Tenda Kemping Posong, Polisi Curigai Keracunan Gas Portable
Penghentian misi ini menjadi pukulan bagi gerakan solidaritas internasional yang selama ini berupaya mengirimkan bantuan langsung kepada warga Gaza melalui jalur darat.
Artikel Terkait
Empat Anggota Keluarga Tewas di Tenda Kemping Posong, Polisi Curigai Keracunan Gas Portable
Israel Targetkan Kuasai 70 Persen Gaza, Netanyahu Tegaskan Operasi Militer Berlanjut
Kasus Penganiayaan ART Erin Makin Disorot, Sunan Kalijaga Tiba-Tiba Mundur Sebagai Kuasa Hukum
Heboh Anak Bupati Riau Positif Narkoba, Polisi dan BNN Ungkap Kronologinya
Dugaan Diskriminasi Seleksi Paskibraka Sulsel, DPRD Jadwalkan RDP dengan Kesbangpol
Rupiah Melemah ke Rp17.877, Bahlil dan ESDM Jamin Harga BBM Subsidi Tetap Stabil
Razia Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru Bongkar Dugaan Pesta Narkoba, Selebgram SA Jadi Sorotan