Taiwan Tegas Tolak Klaim China, Respons Peringatan Trump soal Kemerdekaan

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Minggu, 17 Mei 2026 | 17:40 WIB
Ilustrasi - Taiwan Tegas Tolak Klaim China, Respons Peringatan Trump soal Kemerdekaan (Istimewa)
Ilustrasi - Taiwan Tegas Tolak Klaim China, Respons Peringatan Trump soal Kemerdekaan (Istimewa)

INSIBERNEWS - Pemerintah Taiwan menegaskan bahwa Beijing tidak memiliki hak untuk mengklaim yurisdiksi atas wilayahnya.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memperingatkan Taiwan agar tidak mendeklarasikan kemerdekaan secara resmi dari China.

Sikap tegas Taipei disampaikan melalui Kementerian Luar Negeri Taiwan pada Sabtu, sebagai respons atas pernyataan Trump dalam kunjungan kenegaraannya ke Beijing pekan ini.

Baca Juga: Status Darurat Global Ditetapkan WHO, Wabah Ebola di Afrika Jadi Perhatian Dunia

Dalam wawancara dengan Fox News, Trump menyampaikan kekhawatirannya terhadap potensi konflik jika Taiwan secara resmi menyatakan kemerdekaan dari China. Menurutnya, langkah tersebut berisiko memicu ketegangan yang dapat menyeret Amerika Serikat ke dalam konflik militer di kawasan Asia Timur.

“Saya tidak ingin ada yang merdeka dan kita harus menempuh jarak 9.500 mil untuk berperang. Saya tidak menginginkan itu,” ujar Trump.

Trump juga menekankan bahwa prioritasnya adalah menjaga stabilitas regional dan berharap situasi antara China dan Taiwan tetap terkendali. Ia menyebut perdamaian kawasan sebagai hal penting yang perlu dipertahankan.

Baca Juga: BRICS Desak Gencatan Senjata Tanpa Syarat di Gaza, Rekonstruksi Diperkirakan Capai Rp1,2 Kuadriliun

Menanggapi komentar tersebut, Kementerian Luar Negeri Taiwan menyampaikan apresiasi atas dukungan Amerika Serikat terhadap upaya menjaga perdamaian dan keamanan kawasan. Namun demikian, Taiwan kembali menegaskan posisinya sebagai negara demokrasi yang memiliki pemerintahan sendiri.

“Beijing tidak berhak mengklaim yurisdiksi atas Taiwan,” tegas kementerian dalam pernyataannya.

Taipei juga memastikan akan terus memperkuat hubungan dan kerja sama strategis dengan Washington, khususnya dalam menjaga keamanan kawasan dan stabilitas di Selat Taiwan.

Baca Juga: Iran Buka Suara Soal Negosiasi dengan AS: 'Sulit, Tapi Belum Gagal'

“Pemerintah akan terus memperdalam kerja sama dengan Amerika Serikat, menjaga perdamaian melalui kekuatan, dan memastikan keamanan serta stabilitas Selat Taiwan tidak dirusak,” lanjut pernyataan resmi tersebut.

Komentar Trump muncul di tengah meningkatnya ketegangan hubungan antara Washington dan Beijing terkait isu Taiwan. Pemerintah China selama ini menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan menyatakan reunifikasi sebagai tujuan nasional yang tidak dapat ditawar.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X