Iran Siaga di Selat Hormuz, Kapal Perang Asing yang Lewat Terancam Diserang

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Minggu, 12 April 2026 | 12:28 WIB
Iran Siaga di Selat Hormuz, Kapal Perang Asing yang Lewat Terancam Diserang (Istimewa)
Iran Siaga di Selat Hormuz, Kapal Perang Asing yang Lewat Terancam Diserang (Istimewa)

INSIBERNEWS - Iran kembali mengeluarkan pernyataan keras terkait keamanan di Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia.

Komando Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menegaskan bahwa mereka siap mengambil tindakan tegas terhadap kapal perang asing yang mencoba melintasi kawasan tersebut.

Dalam pernyataannya yang dikutip kantor berita Fars, IRGC menyebut bahwa pihaknya kini memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz.

Baca Juga: Na Daehoon Buka Suara, Ungkap Anak-Anak Tak Pernah Menanyakan Jule Usai Bercerai

Mereka menegaskan hanya kapal sipil yang diperbolehkan melintas, itu pun dengan syarat tertentu. Sementara itu, kapal perang disebut akan dicegah secara langsung jika mencoba memasuki wilayah tersebut.

Tak hanya itu, Iran juga membantah laporan yang menyebut adanya kapal perang Amerika Serikat yang telah melintasi Selat Hormuz. Meski demikian, ketegangan tetap meningkat setelah muncul laporan terkait pergerakan kapal militer AS di kawasan tersebut.

Menurut laporan sebelumnya, militer Iran memantau secara ketat pergerakan kapal perusak Angkatan Laut AS yang berlayar dari pelabuhan Fujairah menuju Selat Hormuz.

Baca Juga: Wacana War Ticket Haji Dikritik, Cak Imin Ingatkan Nasib Jemaah Antrean

Seluruh aktivitas kapal tersebut bahkan dilaporkan ke delegasi Iran di Islamabad, sebelum akhirnya diteruskan ke pihak Amerika melalui perantara Pakistan.

Situasi semakin memanas ketika Iran disebut telah mengeluarkan peringatan keras. Kapal perang tersebut dikabarkan akan menjadi target serangan dalam waktu 30 menit jika tetap melanjutkan perjalanan.

Ancaman ini juga disebut berpotensi mengganggu jalannya negosiasi antara kedua negara.

Baca Juga: WNA Italia Diduga Aniaya Warga Denpasar Gegara Kesal dengan Suara Orang Memasak

Di tengah ketegangan tersebut, Iran dan Amerika Serikat diketahui tengah menjalani pembicaraan penting di Islamabad. Negosiasi ini berlangsung setelah Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan adanya kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu dengan Teheran pada 8 April lalu.

Hingga kini, pembicaraan telah berlangsung lebih dari delapan jam dan memasuki putaran ketiga. Salah satu isu utama yang menjadi perdebatan panas adalah status dan kontrol atas Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi urat nadi distribusi minyak global.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X