“Nilai mereka memang di bawah, tapi tetap meminta agar seleksi diulang. Kami tetap berpegang pada regulasi,” jelasnya.
Video Viral Disebut Tidak Menampilkan Kejadian Utuh
Terkait video yang beredar luas di media sosial, Hoho menilai rekaman tersebut tidak memperlihatkan keseluruhan kejadian. Dalam video itu, dirinya terlihat sudah berada di belakang mobil pengamanan.
Ia mengatakan momen saat dirinya pertama kali mendapat serangan tidak terekam secara lengkap.
Karena itu, ia berharap publik tidak langsung mengambil kesimpulan dari potongan video yang beredar.
Baca Juga: Kronologi Kasus Pembunuhan Anggota Federasi Pekerja di Bekasi, Pelaku Sudah Ditangkap Polisi
Hoho Alkaf Pertimbangkan Langkah Hukum
Pasca kejadian tersebut, Hoho Alkaf mengaku tengah mempertimbangkan langkah hukum. Ia berharap mendapatkan perlindungan hukum serta keadilan atas insiden yang menimpanya.
Ia juga menyampaikan akan melaporkan kasus tersebut hingga ke Propam Mabes Polri apabila diperlukan.
Sebagai pejabat pemerintahan desa, Hoho menegaskan dirinya hanya menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku.
Baca Juga: Kronologi Kasus Pembunuhan Anggota Federasi Pekerja di Bekasi, Pelaku Sudah Ditangkap Polisi
“Saya hanya menjalankan pekerjaan sesuai regulasi. Saya berharap ada keadilan dan perlindungan hukum,” tegasnya.
Kasus dugaan pengeroyokan terhadap Kepala Desa Purwasaba ini pun kini menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat segera ditangani secara transparan oleh pihak berwenang. ***
Artikel Terkait
Ungkap Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah, Menkeu Purbaya: Kita Masih Aman
KPK Ungkap Peran Bos Maktour dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji, Yaqut Disebut Setujui Pembagian Khusus
Debat Panas Abu Janda vs Feri Amsari Soal Palestina Berujung Diusir Host
Ngeri! Truk Crane Terguling di Jalan Tebet Jaksel, Lalu Lintas Arah Kuningan Macet Parah
Aktivis HAM Andrie Yunus Disiram Air Keras di Jakarta, Kapolri Beri Atensi Khusus
Sesama Korban Air Keras, Novel Baswedan Kecam Pelaku yang Dinilai Berniat Membunuh Aktivis KontraS Andrie Yunus