Diminta Kembalikan Uang Beasiswa, Menkeu Purbaya Respon Konten Alumni LPDP ‘Cukup Aku yang WNI, Anak-anakku Jangan’

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Senin, 23 Februari 2026 | 15:30 WIB
Menkeu Purbaya buka suara mengenai polemik alumni LPDP yang sedang viral.  (YouTube / KemenkeuRI)
Menkeu Purbaya buka suara mengenai polemik alumni LPDP yang sedang viral. (YouTube / KemenkeuRI)

INSIBERNEWS - Merespon viralnya konten alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap bahwa suami DS, yang berinisial AP sudah melakukan pembicaraan dengan pihak LPDP.

Seperti yang ramai diperbincangkan, DS dalam akun media sosialnya mengunggah video menunjukkan paket dokumen dari membuka sebuah pake berisi selembar surat dari Home Office Inggris.

Surat itu menyatakan anak keduanya resmi menjadi warga negara Inggris dan memamerkan paspor Inggris yang datang bersamaan dengan surat tersebut.

Baca Juga: Video Kekerasan Terhadap Nizam Sudah Beredar, Ibu Tiri Bantah Kematian Nizam Bukan Karena Kekerasan Yang Ia Lakukan

“I know the world seems unfair. Tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu,” ujarnya dalam unggahan tersebut yang memantik rasa geram warganet, mengingat ia dan suaminya adalah alumni LPDP yang dibiayai oleh negara.

Adapun berdasarkan hasil pembicaraan, mereka akan mengembalikan uang beserta bunga dari dana beasiswa yang sudah digunakan.

“Tadi sudah bicara ya dengan Pak Dirut LPDP dengan suaminya dan sepertinya sudah setuju mengembalikan uang yang sudah dipakai, jadi termasuk bunganya. Kalau uang itu saya taruh di bank juga ada bunganya kan,” ucap Menkeu Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa pada Senin, 23 Februari 2026.

Baca Juga: Berjualan di Teras Rumah, Ibu Pedagang Sayuran di NTT Kena Geruduk Petugas Satpol PP

“Jadi ya dengan treatment yang fair,” imbuhnya.

Purbaya juga mengingatkan bahwa dana beasiswa LPDP berasal dari uang pajak rakyat, sehingga tidak sepantasnya untuk menghina negara.

“Saya harapkan ke depan, teman-teman yang dapat LPDP, kalau nggak seneng ya nggak seneng tapi jangan hina negara lah. Jangan begitu,” kata Purbaya.

“Itu uang dari pajak dan sebagian utang yang kita sisihkan untuk pastikan SDM kita tumbuh. Tapi kalo dipakai untuk hina negara, ya kita minta uangnya dengan bunganya,” terangnya.**

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X