Pemkot Tangerang Tegaskan Komitmen Pelayanan Inklusif Lewat Tangerang Ngebesan 2026

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Kamis, 12 Februari 2026 | 20:45 WIB
Pemkot Tangerang Tegaskan Komitmen Pelayanan Inklusif Lewat Tangerang Ngebesan 2026 (Istimewa)
Pemkot Tangerang Tegaskan Komitmen Pelayanan Inklusif Lewat Tangerang Ngebesan 2026 (Istimewa)

INSIBERNEWS - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memanfaatkan momentum HUT ke-33 Kota Tangerang dengan menghadirkan program sosial bertajuk Tangerang Ngebesan 2026. Melalui kegiatan ini, sebanyak 106 pasangan mengikuti resepsi pernikahan massal yang digelar di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (12/02/2026).

Program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkot dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan sekaligus penguatan nilai sosial dan budaya. Dari total peserta, 97 pasangan muslim dan 9 pasangan non-muslim telah difasilitasi melalui sidang isbat nikah dan pencatatan perkawinan sebelum mengikuti prosesi resepsi.

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menegaskan bahwa Tangerang Ngebesan bukan sekadar agenda seremonial perayaan hari jadi kota, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memastikan hak-hak sipil masyarakat terpenuhi.

Baca Juga: Bisa Mudik Hingga Dua Minggu! Berikut Jadwal Libur dan WFA Lebaran 2026 Dari Pemerintah

"Yang kita rayakan hari ini bukan hanya ulang tahun kota, tetapi juga kebahagiaan warganya. Kota ini harus hadir dalam setiap fase penting kehidupan masyarakatnya," ujarnya.

Menurutnya, kepastian hukum atas pernikahan menjadi aspek penting dalam perlindungan keluarga, terutama terkait administrasi kependudukan, hak anak, dan akses layanan publik.

Karena itu, Pemkot Tangerang secara aktif memfasilitasi proses legalitas bagi pasangan yang belum tercatat secara resmi.

Baca Juga: Pilot dan Kopilot Smart Air Tewas, Begini Kronologi Penembakan Pesawat yang Diduga Dilakukan KKB Batalion Kanibal Pimpinan Elkius Kobak

Selain aspek administratif, kegiatan ini juga menjadi ruang pelestarian budaya lokal. Prosesi adat Betawi seperti Palang Pintu, adu pantun, dan atraksi silat dihadirkan sebagai bagian dari identitas Kota Tangerang yang tetap dijaga di tengah perkembangan kota yang pesat.

Pemkot Tangerang juga menegaskan bahwa program ini terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang agama maupun sosial.

Hal tersebut tercermin dari partisipasi pasangan lintas agama dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga: Menko Airlangga Ungkap Kesepakatan Dagang RI–AS Segera Diteken Bulan Ini, Sawit hingga Kakao Bebas Tarif Khusus

Salah satu peserta, Owen, menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan acara tersebut.

"Kami merasa dihargai dan dirangkul. Ini bukan hanya tentang pernikahan kami, tapi tentang kebersamaan," kata Owen.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X