Pemkot Tangsel turut membuka saluran komunikasi bagi warga agar dapat melaporkan penumpukan sampah secara langsung. Laporan tersebut akan segera ditindaklanjuti oleh Satgas melalui koordinasi harian antar organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari Dinas Lingkungan Hidup hingga tingkat kecamatan.
“Ini adalah kerja kolektif. Saya pastikan Pemkot Tangsel bertanggung jawab penuh. Kami ingin mahasiswa dan masyarakat terus mengawal proses ini agar Tangerang Selatan kembali bersih dan nyaman untuk kita semua,” pungkas Wali Kota Tangsel.
Sebelumnya, aksi mahasiswa sempat menyita perhatian publik setelah mereka melakukan unjuk rasa di Kantor Wali Kota Tangerang Selatan, Kamis (8/1/2026).
Dalam aksi tersebut, mahasiswa menuntut pemerintah daerah mengambil langkah konkret dalam menyelesaikan persoalan sampah, mengevaluasi sistem pengelolaan, serta memastikan pengangkutan dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Artikel Terkait
Ramai Isu Vespa Kuning dan Liburan ke Eropa Bareng Aura Kasih, Pihak Ridwan Kamil Angkat Bicara Minta Gosip Dihentikan
Skrining Kesehatan BPJS Kesehatan, Begini Cara Mudah Deteksi Dini Risiko Penyakit
Bung Binder Soroti Kelebihan John Herdman yang Ditunjuk Jadi Pelatih Baru Timnas Indonesia
Fantastis! Atlet Emas SEA Games Diguyur Bonus Rp1 Miliar dari Presiden Prabowo
Polemik Ijazah Jokowi Kian Memanas, Dokter Tifa Klaim Temukan Enam Versi Berbeda
Melalui Program Literasi Keuangan, BRI dan Kemenpora Dukung Stabilitas Finansial Jangka Panjang Atlet Berprestasi SEA Games 2025