Wamenkeu Pastikan Tutup APBN 2025 Rapi, Gaspol Siapkan Anggaran 2026

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Selasa, 30 Desember 2025 | 15:15 WIB
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono   (Kemenkeu RI)
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono (Kemenkeu RI)

INSIBERNEWS - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara bersama Thomas Djiwandono memastikan proses penutupan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 berlangsung akuntabel dan tertib. Kepastian itu ditegaskan lewat rangkaian kunjungan kerja ke sejumlah Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) menjelang tutup tahun.

Pada Senin (29/12/2025), keduanya menjalani agenda maraton menyambangi beberapa KPPN, di antaranya KPPN Bandung I dan KPPN Sumedang, Jawa Barat. Kunjungan ini tidak hanya difokuskan pada evaluasi akhir tahun anggaran 2025, tetapi juga menjadi bagian dari pemantapan kesiapan pelaksanaan APBN 2026.

Baca Juga: Film 'Everyday We Are' Siap Tayang 2026, Jadi Karya Layar Lebar Terakhir Kim Sae Ron

Suahasil menekankan bahwa periode akhir tahun anggaran merupakan fase paling krusial dalam siklus pengelolaan keuangan negara. Di tahap ini, seluruh rencana program dan kegiatan pemerintah harus dipastikan benar-benar terlaksana sesuai ketentuan yang berlaku.

"Pelaksanaan APBN 2025 yang sudah mendekati akhir tahun merupakan periode yang sangat penting. Kita memastikan seluruh rencana dalam APBN dapat dijalankan, dan bukan hanya sekadar dijalankan, tetapi juga dengan tata kelola yang baik, mulai dari proses administrasi, kontrak, hingga pelaporan," ujar Suahasil dalam keterangan resminya.

Ia menegaskan, kualitas belanja negara tidak diukur dari seberapa besar anggaran terserap, melainkan dari kepatuhan pada aturan, ketepatan sasaran, serta manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. Karena itu, pengawasan di level KPPN menjadi kunci dalam menjaga kredibilitas pengelolaan keuangan negara.

Baca Juga: Kembali ke DPRD untuk Pilkada? Pengamat Khawatir Justru Picu Transaksi Elite yang Lebih Gila

Dalam kesempatan yang sama, Thomas Djiwandono menyoroti pentingnya konsistensi dan kehati-hatian aparatur perbendaharaan negara.

Menurutnya, KPPN berada di garis depan dalam memastikan setiap rupiah uang negara dibelanjakan secara bertanggung jawab dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain evaluasi penutupan APBN 2025, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyerap masukan dari satuan kerja dan jajaran KPPN terkait pelaksanaan anggaran ke depan. Hasil evaluasi ini akan menjadi bekal penting agar eksekusi APBN 2026 dapat berjalan lebih efektif sejak awal tahun.

Baca Juga: Akhir Misteri Abu Ubaidah, Hamas Ungkap Identitas Jubir Militernya yang Tewas Diserang Israel

Pemerintah berharap, dengan penutupan tahun anggaran yang rapi dan akuntabel, kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan negara dapat terus terjaga. APBN tidak hanya menjadi instrumen fiskal, tetapi juga alat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan.

Langkah proaktif Wamenkeu ini menegaskan komitmen Kementerian Keuangan dalam menjaga disiplin fiskal sekaligus memastikan kesinambungan kebijakan anggaran dari satu tahun ke tahun berikutnya, demi stabilitas ekonomi nasional.***

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X