INSIBERNEWS — Dianggap selaras dengan tujuan hilirisasi dan penguatan cadangan emas nasional, rencana Pemerintah Indonesia untuk menerapkan pajak ekspor emas sebesar 7,5% hingga 15% mulai 2026 dinilai sebagai langkah tepat untuk memastikan nilai tambah emas dapat dinikmati di dalam negeri.
Menurut Pengamat Energi dari Community Director Evident Institute, Algooth Putranto, bahwa tarif pajak ekspor yang lebih tinggi untuk gold dore dan lebih rendah untuk minted bar adalah pola insentif yang sehat.
“Dengan skema ini, pelaku usaha didorong untuk melakukan pemurnian dan pengolahan di Indonesia. Ini memperkuat industri emas nasional sekaligus menekan praktik ekspor bahan mentah yang selama ini mengurangi potensi nilai tambah, ” ujarnya.
Algooth mengatakan tingginya harga emas global yang sudah berada di atas US$4.000 per ounce menjadi momentum bagi pemerintah menangkap windfall profit secara proporsional.
“Ketika harga global tinggi, wajar negara mengambil sebagian keuntungan. Ini praktik umum secara internasional,” tambahnya.
Namun ia menggarisbawahi bahwa selain kenaikan tarif ekspor, ada alternatif yang lebih menguntungkan bagi produsen emas, yaitu menjual emasnya ke ANTAM untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
Baca Juga: Terkait Pelaksanaan MBG, Prabowo Tegaskan Tidak Boleh Ada Sedikit pun Penyimpangan!
“Pasar domestik sedang kekurangan pasokan, permintaan sangat tinggi, dan ANTAM memiliki jaringan distribusi yang kuat. Menjual ke ANTAM memberi kepastian harga, volume, dan bagian dari strategi memperkuat ketahanan emas nasional. Dalam jangka panjang ini justru lebih stabil bagi pelaku tambang,” jelasnya.
Menurutnya, ketika pasokan emas masuk ke ANTAM, maka rantai pasok dalam negeri akan semakin kuat, membantu stabilitas pasar ritel, dan mengurangi ketergantungan pada volatilitas ekspor.
“Pilihan domestik menjadi semakin menarik dibandingkan mengejar pasar ekspor yang fluktuatif dan tertekan tarif baru,” tutupnya.
Artikel Terkait
Banjir Ulasan Buruk, Netizen Ungkap Deretan Masalah Aplikasi TRING! Pegadaian
Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Menjulang 800 Meter dan Warga Diminta Waspada
Baim Wong Siapkan Dua Film Baru Usai ‘Sukma’, Garap Remake Thriller Korea hingga Drama Keluarga Bertabur Bintang
KPK Panggil Sejumlah Pihak, Selain soal Mark Up Anggaran, Muncul Dugaan Pengadaan Lahan Whoosh
Ketua Komisi III DPR RI Tegaskan RKUHAP Lindungi Masyarakat, Singkirkan Isu Salah Paham soal Kewenangan Polisi
Terkait Pelaksanaan MBG, Prabowo Tegaskan Tidak Boleh Ada Sedikit pun Penyimpangan!
Amazon Siap Terbitkan Obligasi USD 15 Miliar untuk Perluas Infrastruktur AI dan Akuisisi