Bermula Dari Udang, Cengkih Hingga Sepatu Buatan Indonesia Ditolak Amerika Serikat Karena Terpapar Radioaktif Cesium 137

Photo Author
Linda Yuliani, Insibernews
- Jumat, 14 November 2025 | 19:01 WIB
Bukan hanya udang, sepatu buatan Indonesia juga ditolak Amerika Serikat Karena mengandung radioaktif cesium-137 (Ilustrasi udang, foto istimewa)
Bukan hanya udang, sepatu buatan Indonesia juga ditolak Amerika Serikat Karena mengandung radioaktif cesium-137 (Ilustrasi udang, foto istimewa)

INSIBERNEWS - Pada bulan Agustus lalu otoritas Amerika Serikat (AS) menolak pengiriman udang dari Indonesia karena diketahui udang tersebut terpapar zat radioaktif cesium -137 (Cs-137).

Lalu diketahui baru-baru ini otoritas Amerika Serikat telah mengembalikan dua kontainer berisi sepatu buatan Indonesia karena diketahui tercemar zat radioaktif sesium -137 (Cs-137).

Baca Juga: Fans LE SSERAFIM Desak HYBE Bertindak Tegas, Tuduh NewJeans dan Fandomnya Lakukan Pelecehan dan Sebar Fitnah

Dikutip INSIBERNEWS dari media luar, Reuters, bermula dari udang dan cengkih kini Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika (FDA) memperketat pemantau terhadap produk yang berasal dari Indonesia.

Sementara itu kepala diplomasi dan komunikasi gugus tugas tanggap bencana Cs-137 Indonesia, Bara Hasibuan mengatakan bahwa dua kontainer yang dikembalikan oleh AS berasal dari perusahaan berindustri di daerah Cikande, Banten.

Baca Juga: Nama Indah Bekti Pertiwi Terseret di Kasus Korupsi Ponorogo, Akun Medsos Langsung Diprivat

“Dua kontainer yang diduga terkontaminasi Cs-137 dikembalikan ke Indonesia. Produk alas kaki itu berasal dari sebuah perusahaan yang beroperasi di Cikande, dekat sumber kontaminasi,” kata Bara dikutip INSIBERNEWS, Jumat 14/11/2025.

Lebih lanjut, pengembalian dua kontainer tersebut terjadi pada akhir bulan lalu tepatnya pada tanggal 29 Oktober 2025.

Baca Juga: Jejak Alvaro Masih Gelap, Polisi Tabrak Banyak Kendala dari CCTV Terhapus hingga Laporan yang Berserakan

Di sisi lain, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus menanggapi soal informasi tersebut.

Menurut Benjamin pengolahan limbah di Indonesia belum diawasi oleh pemerintah secara ketat tidak seperti di negara maju yang dinilai bahwa pengelolaan limbah itu sangat penting.

Baca Juga: Momen Hangat Prabowo Beri Hadiah Balik untuk Toto Anjing Kesayangan PM Albanese: Kaos Merah Putih dan Tali

"Makanya di negara maju, masalah limbah itu penting. Di Indonesia belum mengerti jadi dibiarkan saja," ujar Benjamin.***

Editor: Linda Yuliani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X