EKSKLUSIF! Klaim 'Koboi' Menkeu Purbaya: Bukan Sekadar Juru Bicara, Tapi 'Tangan Kanan' Inti Presiden Prabowo?

Photo Author
Abd. Rachman, Insibernews
- Kamis, 30 Oktober 2025 | 08:17 WIB
Kolase Presiden R.I Prabowo dengan Menteri KeuanganRepublik Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa (Istimewa)
Kolase Presiden R.I Prabowo dengan Menteri KeuanganRepublik Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa (Istimewa)

"Jadi maksudnya, ini Purbaya memang masuk ke dalam kelompok intinya Prabowo. Sekarang ya memang kalau dia bilang saya diperintahkan Prabowo, ya itu memang benar gitu."

Posisi Menkeu Purbaya, yang secara struktural juga berada langsung di bawah pantauan Presiden, kini tak hanya diukur dari kinerja fiskal, namun juga dari loyalitas dan peran strategisnya dalam tim inti Prabowo.

Saat Kritik Menkeu Sama Dengan Menyerang Presiden
Pernyataan Purbaya sebagai 'tangan kanan' Presiden juga membawa implikasi serius terhadap pihak yang melayangkan kritik.

Syahganda Nainggolan mengingatkan bahwa kritik yang dilayangkan kepada Purbaya, khususnya oleh figur yang memiliki jabatan di BUMN, bisa dianggap setara dengan mengkritik Presiden sendiri.

Syahganda secara spesifik menyoroti Hasan Nasbi, yang saat ini menjabat sebagai Komisaris Pertamina.

"Hasan Nasbi ini sekarang Komisaris Pertamina, dia harusnya terikat, dia ngerti hierarki. Dia tidak boleh menjadi pengkritik Purbaya sebagai Menteri Keuangan, menurut saya gitu," kata Syahganda.

Ia bahkan membandingkan dengan pengalamannya di era SBY, di mana komisaris dilarang keras mengkritik Presiden. Dalam konteks Kabinet Merah Putih, kritik kepada Purbaya kini menjadi "pelanggaran etika hierarki" yang sensitif.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Kritik Itu Vitamin Demokrasi, Pemimpin Jangan Takut Dikoreksi!

Peta Kekuatan Kabinet: Terbagi Menjadi Tiga Fraksi

Menutup diskusi, Syahganda Nainggolan membeberkan pandangannya tentang dinamika internal Kabinet Merah Putih saat ini yang terpecah menjadi tiga faksi utama:

Kelompok Kabinet Jokowi: Sisa-sisa pejabat atau figur yang erat dengan era pemerintahan sebelumnya.

Kelompok Partai-Partai: Para menteri yang mewakili kepentingan atau kuota dari partai koalisi pendukung.

Kelompok Merah Putih: Kelompok inti yang berisi orang-orang terdekat dan paling dipercaya oleh Presiden Prabowo, di mana Purbaya diduga kuat berada di dalamnya.

Tiga kelompok ini saling berebut pengaruh, menjelaskan mengapa pernyataan dan gaya komunikasi Purbaya yang cenderung konfrontatif menjadi sorotan, karena ia mewakili kekuatan yang kini mendominasi narasi dan kebijakan.

Klaim Purbaya bukan hanya pembelaan diri, tapi sebuah penegasan posisi bahwa ia adalah salah satu juru kunci strategis yang menjalankan visi inti Presiden Prabowo, mengubah kritik padanya menjadi isu politik yang jauh lebih besar (**)

Halaman:

Editor: Abd. Rachman

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X