Untuk komponen Bipih sebesar Rp54,1 juta, dana tersebut akan digunakan untuk menutup biaya penerbangan pulang-pergi Indonesia–Arab Saudi, akomodasi selama di Makkah dan Madinah, serta kebutuhan hidup jemaah selama beribadah.
Sementara porsi Nilai Manfaat akan dialokasikan untuk mendukung operasional dan efisiensi penyelenggaraan haji secara keseluruhan.
Kuota haji 2026 juga telah ditetapkan sebanyak 221.000 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 203.320 dialokasikan untuk jemaah reguler, termasuk pembimbing dan petugas, sedangkan 17.680 lainnya diperuntukkan bagi jemaah haji khusus.
Rapat yang berlangsung hangat itu menjadi titik awal sinergi antara DPR dan Kementerian Haji dan Umrah dalam memastikan pelaksanaan ibadah haji 2026 berjalan lebih efisien, transparan, dan berpihak pada jamaah. Marwan menegaskan bahwa efisiensi bukan hanya soal angka, tetapi juga tentang pelayanan yang semakin baik.
“Kita tidak hanya bicara soal biaya yang turun, tapi juga bagaimana kualitas layanan jamaah bisa meningkat,” ujarnya menutup rapat.
Dengan keputusan ini, masyarakat diharapkan dapat segera mempersiapkan diri menyambut musim haji 2026 dengan semangat dan keyakinan bahwa penyelenggaraan ibadah haji akan semakin profesional di bawah kepemimpinan kementerian baru tersebut. ***
Artikel Terkait
Sempat Klaim Dirinya Sebagai Perpanjangan Tangan Presiden, Pengamat Ungkap Menkeu Purbaya Masuk Kelompok Inti Prabowo
Soroti Deretan Orang Penting Prabowo, Pengamat Sebut Kabinet Merah Putih Diisi 3 Kelompok Ini
Musnahkan 214 Ton Narkoba, Presiden Prabowo Soroti Modus Baru Kartel Narkoba
Masih Lewat Rehabilitasi, Presiden Prabowo Bandingkan Penanganan Narkoba RI dengan Negara Lain yang Langsung Tembak di Tempat
Presiden Prabowo Tekankan 3 Tugas Utama Polri: Pemberantasan Narkoba, Penyelundupan, dan Judi Online
Untuk Masa Depan bangsa yang Lebih Baik, Prabowo: Hasil Penghematan dan Penyitaan akan Diinvestasikan untuk Pendidikan
Kemlu Berhasil Pulangkan 26 WNI Korban Online Scam di Myanmar ke RI, Polisi Segera Selidiki Dugaan TPPO
Prabowo Ajak Bangsa Tetap Kompak: 'Beda Boleh, Tapi Kita Satu Keluarga Indonesia'
Prabowo Tegaskan Kritik Itu Vitamin Demokrasi, Pemimpin Jangan Takut Dikoreksi!
Sabrina Chairunnisa Gugat Cerai Deddy Corbuzier, Rumah Tangga di Ujung Tanduk