Wakil Ketua Badan Bergizi Gratis (BGN), Nanik S. Deyang, menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden yang mencoreng nama layanan publik ini.
"Kami tentu tidak menginginkan dan menyayangkan kejadian tersebut. Seharusnya menjadi teman kerja, harusnya kompak," kata Nanik.
Lebih lanjut, Nanik menegaskan bahwa BGN tengah memproses penonaktifan KP dari jabatannya, menyusul laporan yang telah dilayangkan korban ke pihak berwajib.
RDA berharap agar kasus ini segera ditindaklanjuti. "Saya dan keluarga tidak terima atas perlakuannya dia. Saya hanya ingin keadilan dan proses hukum berjalan,” tutupnya, menekankan harapannya agar tidak ada lagi korban lain di lingkungan kerja pelayanan publik(**)
Artikel Terkait
Sentil Pertamina Malas Bangun Kilang Minyak Baru, Menkeu Purbaya Ungkap Hasil Pertemuan dengan Dirut
Indonesia-Brasil Sepakat Perkuat Keamanan Pangan dan Akses Ekspor Lewat Kerja Sama SPS
DPR Sambut Positif Rencana Pengajaran Bahasa Portugis di Sekolah, Ingatkan Agar Tak Lupakan Bahasa Daerah
Apple Dikabarkan Langsung Lompat ke iPhone 20 pada 2027, Bakal Jadi Edisi Spesial 20 Tahun iPhone