INSIBERNEWS - Kondisi cuaca di berbagai daerah di Indonesia hari ini, Jumat (17/10/2025), masih akan diwarnai cuaca basah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah akibat dinamika atmosfer yang cukup aktif.
Prakirawan BMKG, Abdillah Akbar, menjelaskan bahwa salah satu pemicu cuaca ekstrem ini berasal dari pengaruh Bibit Siklon Tropis 96W yang saat ini terpantau di Samudra Pasifik Timur, dekat wilayah Filipina.
Fenomena ini memiliki kecepatan angin maksimum antara 15 hingga 20 knot, dengan tekanan udara minimum mencapai 1.007 hektopaskal.
“Potensi bibit siklon ini untuk tumbuh menjadi siklon tropis masih tergolong rendah. Tapi, keberadaannya sudah cukup memicu terbentuknya daerah konfluensi, terutama di sekitar Samudra Pasifik bagian utara, Maluku Utara, hingga Papua,” ujar Abdillah.
Selain bibit siklon, BMKG juga mendeteksi adanya sirkulasi siklonik di sejumlah perairan Indonesia, seperti di Perairan Barat Aceh, Samudra Hindia Barat Sumatra Barat, dan Laut Natuna Utara.
Sirkulasi ini ikut membentuk daerah pertemuan angin yang memanjang dari Aceh, Sumatra Utara, hingga wilayah selatan seperti Lampung dan Bengkulu.
Baca Juga: Menkeu Ancam Bakal Tarik Dana MBG yang Tak Terserap, BGN Pastikan Rp71 Triliun Habis di Akhir 2025
Dampaknya, potensi pertumbuhan awan hujan meningkat signifikan di beberapa wilayah. Masyarakat di Sumatra, sebagian Kalimantan, Sulawesi bagian utara, Maluku, hingga Papua, diminta untuk mewaspadai hujan deras yang bisa disertai angin kencang dan petir. Kondisi laut pun perlu diwaspadai karena kecepatan angin di beberapa perairan mulai meningkat.
BMKG mengingatkan agar aktivitas pelayaran, khususnya di perairan barat Sumatra dan utara Natuna, dilakukan dengan hati-hati.
Gelombang tinggi antara 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di beberapa perairan terbuka akibat pengaruh sistem tekanan rendah tersebut.
Baca Juga: Waduh! Isi Gugatan Cerai Andre Taulany Bocor, Diduga Ungkap Masalah Hubungan Istri dengan Mertua
Selain potensi hujan lebat, wilayah dengan kelembapan tinggi seperti Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, dan Papua Barat juga diprediksi akan mengalami cuaca yang tidak menentu. Siang hari bisa terasa terik, tapi sore hingga malam berpotensi diguyur hujan intensitas sedang.
BMKG menegaskan bahwa fenomena ini masih bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Karena itu, masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi prakiraan cuaca harian dari kanal resmi BMKG agar bisa mengambil langkah antisipasi sejak dini.
Artikel Terkait
Kemendiktisaintek Diminta Siapkan 2,000 Profesional Muda Siap Kerja di BUMN dan Swasta
Berkat Pemberian Cold Storage dan Dermaga, Prabowo Ungkap Nelayan Bisa Naik Pendapatan 100 Persen
Istana Dukung Keputusan PSSI Pecat Patrick Kluivert: Saatnya Evaluasi dan Fokus Target Baru
Heboh! Selebgram Jule Istri Oppa Korea Daehoon, Sudah Punya Anak 3, Selingkuh Dengan Petinju
Menkeu Purbaya Berencana Bubarkan Satgas BLBI, Mahfud MD Soroti Potensi Kerugian Negara Rp95 Triliun
Yandri Susanto Masuk Tiga Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik, Bukti Desa Kini Jadi Fondasi Ekonomi Nasional
Prabowo Minta Penerimaan Pajak Digenjot, Purbaya Dapat Tugas Berat dari Presiden
Waduh! Isi Gugatan Cerai Andre Taulany Bocor, Diduga Ungkap Masalah Hubungan Istri dengan Mertua
Menkeu Ancam Bakal Tarik Dana MBG yang Tak Terserap, BGN Pastikan Rp71 Triliun Habis di Akhir 2025
Tzuyu TWICE Minta Maaf Usai Tuai Kritik di Victoria’s Secret Fashion Show: 'Maaf, Aku Belum Maksimal'