“Pak Presiden ingin semua bergerak dalam satu irama. Pajak bukan hanya urusan Kemenkeu, tapi juga kementerian lain yang punya potensi penerimaan besar,” jelasnya.
Dengan instruksi ini, publik menanti gebrakan nyata dari Purbaya dalam menata ulang sistem perpajakan nasional.
Jika langkah-langkah reformasi berhasil dijalankan, Indonesia berpotensi memiliki struktur fiskal yang lebih sehat dan berkeadilan—sekaligus memperkuat pondasi ekonomi untuk jangka panjang di bawah pemerintahan Prabowo-Gibran.***
Artikel Terkait
Mensos Gus Ipul: Warga Cikande yang Terdampak Radioaktif Cesium-137 Bakal Terima Bantuan Kemensos
Prabowo Subianto Buka Peluang untuk WNA Pimpin BUMN dan Pangkas Jumlah Perusahaan
Prabowo Optimis Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Lewat Lapangan Kerja dari Program MBG
Diangkut ke Nusakambangan, Ammar Zoni jadi Tahanan Berisiko Tinggi hingga Diawasi Super Maximum Security
Kemendiktisaintek Diminta Siapkan 2,000 Profesional Muda Siap Kerja di BUMN dan Swasta
Berkat Pemberian Cold Storage dan Dermaga, Prabowo Ungkap Nelayan Bisa Naik Pendapatan 100 Persen
Istana Dukung Keputusan PSSI Pecat Patrick Kluivert: Saatnya Evaluasi dan Fokus Target Baru
Heboh! Selebgram Jule Istri Oppa Korea Daehoon, Sudah Punya Anak 3, Selingkuh Dengan Petinju
Menkeu Purbaya Berencana Bubarkan Satgas BLBI, Mahfud MD Soroti Potensi Kerugian Negara Rp95 Triliun
Yandri Susanto Masuk Tiga Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik, Bukti Desa Kini Jadi Fondasi Ekonomi Nasional