INSIBERNEWS - Publik digegerkan dengan aksi kejahatan yang bermoduskan dengan transaksi pembelian mobil secara cash on delivery (COD) di Tangerang Selatan.
Para korban dijebak dengan skenario pembelian mobil, namun berujung penyekapan dan kekerasan.
Diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Ade Ary Syam Indradi, para pelaku menjerat korban dengan modus transaksi pembelian mobil secara COD.
Baca Juga: Roy Suryo Sindir UGM Soal Ijazah Jokowi, Kampus Tegaskan Tak Ada yang Perlu Disesali
Namun, saat bertemu korban justru dibawa paksa oleh para pelaku ke lokasi yang telah disiapkan sebelumnya.
Terkait kasus ini, tiga orang terduga pelaku kini telah ditangkap oleh Subdirektorat Reserse Mobil (Resmob) Polda Metro Jaya.
"Subdit Resmob terus melakukan pendalaman, ada tiga orang yang diamankan, selanjutnya didalami dan dikembangkan," ujar Ade Ary kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu 15 Oktober 2025.
Ade menjelaskan, korban mengalami kekerasan fisik selama penyekapan. Akibatnya, korban menderita sejumlah luka di bagian tubuh.
Kasus ini pertama kali terungkap setelah sebuah video penyekapan beredar luas di media sosial, melalui akun Instagram @wargajakarta.id.
Dalam video viral yang diunggah, terlihat tiga korban tengah disekap di sebuah ruangan sempit. Korban tampak mengoleskan balsem ke tubuh rekannya yang mengalami luka di punggung akibat cambukan.
Dalam rekaman tersebut, pelaku juga terlihat merekam sendiri aksi penyiksaan itu.
Sementara satu pelaku lainnya memberi perintah kepada korban dan satu lagi membawa alat cambuk.
Artikel Terkait
Kisruh di SMAN 1 Cimarga, Kepala Sekolah Tampar Murid, Ratusan Siswa Mogok Belajar!
Shin Tae-yong Tegas Bantah Isu Balik ke Timnas Indonesia, Sebut Rumor Terlalu Dibesar-besarkan
Roy Suryo Sindir UGM Soal Ijazah Jokowi, Kampus Tegaskan Tak Ada yang Perlu Disesali
Menkeu Purbaya Ungkap Peluang Turunnya PPN di 2026, Begini Skema Tarif Efektif 11 Persen
Soroti Program Makan Bergizi Gratis, Berikut Fokus Utama KPK untuk Pembenahan