BKN Ungkap Peluang Rekrutmen CPNS 2025 dan Harapan Besar di 2026

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Minggu, 28 September 2025 | 16:00 WIB
BKN ungkap peluang CPNS 2025 dan wacana CPNS 2026. (Istimewa)
BKN ungkap peluang CPNS 2025 dan wacana CPNS 2026. (Istimewa)



INSIBERNEWS — Wacana penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kembali menjadi sorotan publik menjelang akhir tahun 2025.

Plt Deputi Bidang Penyelenggaraan Layanan Manajemen BKN, Aris Windiyanto, memberikan penjelasan terkait kemungkinan adanya seleksi CPNS dalam waktu dekat.

Menurut Aris, peluang rekrutmen CPNS di sisa tahun 2025 hampir mustahil dilakukan. Pasalnya, waktu yang tersisa hanya sekitar tiga bulan, sehingga proses teknis yang panjang tidak memungkinkan untuk digelar secara terbuka.

Baca Juga: Viral! Video Julie KISS OF LIFE dengan Kangmin dan Yeonho VERIVERY Bocor, Fans Heboh!

“Saya tidak bisa menyatakan ada atau tidak, karena penetapan kebijakan ada di Menpan-RB. Namun, secara logika, dengan waktu sesingkat ini kemungkinan hanya sebatas penetapan formasi,” ujarnya dalam Forum Tematik Bakohumas bertema BKN Bersama Wujudkan Asta Cita, Minggu (28/9/2025).

Aris merinci, tahapan penyusunan formasi hingga pengumuman membutuhkan waktu yang cukup lama. Proses pengusulan formasi saja bisa memakan waktu 15 hari.

Setelah itu, Kementerian PANRB perlu 15–20 hari untuk melakukan verifikasi dan validasi, kemudian ditambah 10 hari untuk menetapkan kebutuhan formasi.

Baca Juga: Bukan Bom! Polisi Pastikan Ledakan di Pondok Cabe Ilir Akibat Kebocoran Tabung Gas 12 Kg

“Kalau dihitung-hitung, proses ini sudah memakan waktu sekitar satu bulan. Belum lagi, instansi pemerintah harus melakukan pemeriksaan kembali sebelum pengumuman resmi dibuka. Jadi, secara logika, 2025 sangat kecil kemungkinan ada penerimaan ASN umum,” tegas Aris.

Meski demikian, harapan besar tertuju pada tahun 2026. Aris menyebut, seluruh pihak berharap agar seleksi CPNS dapat kembali dibuka secara umum pada tahun tersebut.

“Untuk 2026 kita doakan bersama agar pengadaan ASN bisa terlaksana,” katanya.

Baca Juga: Dukung Bulan Peduli Kanker Payudara, Ivan Gunawan Hadirkan Koleksi Inspiratif di Pink Soiree 2025

Ia menekankan bahwa rekrutmen ASN sebaiknya dilakukan setiap tahun atau minimal dua tahun sekali.

Hal ini tidak hanya untuk mengisi kebutuhan jabatan yang kosong, tetapi juga demi tujuan jangka panjang, yakni kaderisasi calon pemimpin instansi pemerintah di masa mendatang.

Pengalaman masa lalu menunjukkan adanya moratorium rekrutmen yang cukup panjang sehingga menimbulkan kesenjangan generasi di tubuh birokrasi.

Baca Juga: Selena Gomez Resmi Menikah dengan Benny Blanco, Begini Awal Kisah Cinta Mereka!

Kondisi ini menyebabkan regenerasi kepemimpinan berjalan tidak mulus, dan berpotensi menimbulkan kekosongan ketika pejabat senior memasuki masa pensiun.

Aris juga menyoroti pentingnya keberpihakan pada lulusan baru (fresh graduate) dalam seleksi mendatang.

Pada penerimaan sebelumnya, kuota lebih banyak dialokasikan untuk tenaga non-ASN atau honorer, sehingga banyak lulusan baru yang merasa kurang mendapat kesempatan.

Baca Juga: Layanan Pengaduan Program Makan Bergizi Gratis Resmi Dibuka BGN, Catat Nomornya!

“Harapan kita, kuota untuk fresh graduate bisa lebih besar pada rekrutmen mendatang,” tambahnya.

Dengan demikian, meskipun publik harus bersabar di sisa tahun 2025 tanpa seleksi CPNS terbuka, peluang di 2026 menjadi angin segar.

Kehadiran rekrutmen baru diharapkan dapat menjawab kebutuhan birokrasi sekaligus membuka jalan bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pelayanan publik.

Baca Juga: Hera Lubis Laporkan Ferry Irwandi ke Polisi Buntut Dugaan Fitnah Dalang Demo Agustus 2025

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X