INSIBERNEWS - Komunitas ojek online (ojol) bakal mendapat peran baru yang cukup penting. Tak sekadar mengantar penumpang dan mengirim barang, para pengemudi ojol nantinya juga dibekali keterampilan pertolongan pertama di jalan.
Program ini digagas langsung oleh TNI dengan tujuan agar para driver bisa menjadi garda terdepan saat ada keadaan darurat di tengah masyarakat.
Baca Juga: Kebakaran Hebat di Cilincing, 15 Rumah Semi Permanen Hangus Terbakar
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan bahwa pelatihan ini dianggap sangat relevan.
Menurutnya, para pengemudi ojol setiap hari beraktivitas di jalan dan selalu berinteraksi dengan masyarakat, sehingga punya peluang besar untuk menjadi penolong pertama saat terjadi kecelakaan atau kondisi darurat lainnya.
“Saya rasa kesehatan itu menjadi yang utama, karena kita butuh sehat dan umur panjang. Maka dari itu, kami akan melatih mereka agar bisa melakukan pertolongan pertama,” kata Agus usai menghadiri acara TNI Fair di kawasan Monas, Minggu (21/9).
Baca Juga: Menkeu Purbaya Ingatkan Pemerintah Soal Dampak Kenaikan Cukai Rokok: Jangan Korbankan Pekerja
Ia menambahkan, pelatihan ini bukan hanya soal teori medis, tapi juga praktik langsung di lapangan. Mulai dari cara menghentikan pendarahan, melakukan resusitasi jantung paru (RJP), hingga langkah dasar menolong korban kecelakaan lalu lintas. Semua diberikan agar para driver ojol punya keahlian dasar sebelum tenaga medis datang.
Selain itu, Agus menekankan bahwa kolaborasi dengan komunitas ojol ini juga bisa memperkuat solidaritas sosial.
Menurutnya, dengan jumlah driver ojol yang sangat banyak dan tersebar di berbagai kota, pelatihan ini bisa menjadi langkah konkret memperluas jaringan pertolongan darurat di ruang publik.
Baca Juga: Sepak Bola Inggris Berduka, Mantan Pelatih Liverpool Women Matt Beard Meninggal Dunia
Rencananya, pelatihan akan digelar secara bertahap dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk tenaga medis militer dan relawan kesehatan. Driver ojol akan dilatih dalam kelompok-kelompok kecil agar materi lebih mudah dipahami dan bisa langsung dipraktikkan.
Program ini mendapat sambutan positif dari sejumlah pengemudi ojol. Mereka menilai keterampilan pertolongan pertama sangat bermanfaat, bukan hanya untuk menolong orang lain, tapi juga untuk diri sendiri dan keluarga.
Baca Juga: Sulthon Kamil Buka Suara Soal Tudingan Pelecehan, Tegaskan Semua Tak Benar
Artikel Terkait
Prabowo Pastikan Gaji ASN, TNI-Polri, dan Pejabat Negara Naik Tahun Ini
Tragis! Gegara Cinta Ditolak, Tiktoker asal Pakistan Sana Yousaf Tewas Ditembak
Taylor Swift Siapkan Proyek Layar Lebar Misterius Sambut Album Baru 'The Life of a Showgirl'
Bagikan 330 Ribu Smart TV ke Sekolah, Prabowo Dorong Pemerataan Akses Pembelajaran Digital hingga Pelosok
Hasan Nasbi Resmi Jadi Komisaris Pertamina, Lengkapi Perjalanan Karier dari Istana ke BUMN Energi
Tampang Briptu Rizka Sintiyani, Pelaku Pembunuhan Polisi di Lombok Barat
Sulthon Kamil Buka Suara Soal Tudingan Pelecehan, Tegaskan Semua Tak Benar
Sepak Bola Inggris Berduka, Mantan Pelatih Liverpool Women Matt Beard Meninggal Dunia
Menkeu Purbaya Ingatkan Pemerintah Soal Dampak Kenaikan Cukai Rokok: Jangan Korbankan Pekerja
Kebakaran Hebat di Cilincing, 15 Rumah Semi Permanen Hangus Terbakar