AKURAT BANTEN - Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), angkat bicara terkait polemik yang berkembang seputar pernyataannya soal adanya "orang besar" di balik isu ijazah palsu.
Jokowi menegaskan bahwa pernyataannya tidak pernah dimaksudkan untuk menuding partai 'biru' maupun Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Dalam keterangannya kepada wartawan pada Kamis, 31 Juli 2025, Jokowi menegaskan tidak pernah menyebut warna partai politik tertentu kala menyampaikan pernyataan soal dalang di balik isu ijazah palsu.
"Enggak pernah berbicara masalah warna, nggak pernah," ujar Jokowi.
Ia menegaskan bahwa pernyataannya hanya menyebut adanya sosok berpengaruh yang mendukung penyebaran isu ijazah palsu terhadap dirinya.
Namun, ia memastikan bahwa tokoh yang dimaksud bukanlah SBY.
"Bukan enggak mengetahui, saya sampaikan ada orang besar yang mem-backup," kata Jokowi.
Baca Juga: KPK Tahan Dua Eks Pejabat Pertamina Terkait Dugaan Korupsi LNG Rp1,8 Triliun
"Jangan ada yang merasa tertuduh apalagi sekelas Pak SBY," tambahnya menutup pernyataan.
Pernyataan ini muncul di tengah perbincangan publik soal siapa sosok yang dimaksud Jokowi sebelumnya.
Klarifikasi ini diharapkan dapat meredam ketegangan dan kesalahpahaman yang sempat mencuat.***
Artikel Terkait
Nikita Mirzani Klaim Punya Bukti Dugaan Pengaturan Jaksa yang Dilakukan Keluarga Reza Gladys, Minta Rekaman Diputar di Persidangan
Insentif PPN Rumah Gratis Diperpanjang hingga Akhir 2025, MBR Dapat Karpet Merah dari Pemerintah
PPATK Bekukan 140 Ribu Rekening Nganggur Senilai Rp428 Miliar, Potensi Celah Pencucian Uang
Pengusaha Sound Horeg Resmi Ganti Nama Jadi Sound Karnaval Indonesia, Ini Alasannya