INSIBERNEWS - Gelombang tsunami pertama yang dipicu gempa besar di timur jauh Rusia akhirnya terdeteksi di Jepang pada Rabu (30/7) pagi. Lembaga penyiaran nasional NHK melaporkan gelombang setinggi sekitar 30 sentimeter menghantam wilayah Hokkaido, pulau terbesar di bagian utara Jepang.
Meski ketinggian gelombang awal terbilang kecil, NHK memperingatkan potensi gelombang susulan yang bisa lebih besar. Peringatan resmi terus dipantau oleh Badan Meteorologi Jepang yang sebelumnya memprediksi tsunami bisa mencapai ketinggian hingga tiga meter.
Baca Juga: Dua Balita Ditemukan Meninggal di Pantai Sigandu, Polisi Lakukan Penyelidikan
Daerah yang diproyeksikan terdampak paling signifikan adalah pesisir utara dan timur Jepang. Warga di wilayah tersebut diminta menjauhi garis pantai dan menuju lokasi yang lebih aman.
Sementara itu, otoritas setempat juga melakukan langkah antisipasi ekstra dengan mengevakuasi para pekerja di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan mengingat sejarah kelam bencana nuklir Fukushima pada 2011 silam yang juga dipicu tsunami besar.
Baca Juga: Hasto Gugat Pasal 21 UU Tipikor ke MK, KPK Tegaskan Pasal Penting untuk Penegakan Hukum
“Kami telah mengevakuasi semua pekerja dan karyawan di PLTN Fukushima Daiichi,” ujar juru bicara pembangkit tersebut.
Ia menambahkan, hingga saat ini tidak ada tanda kerusakan atau gejala abnormal pada sistem reaktor dan fasilitas PLTN. Semua protokol keamanan dipastikan berjalan sesuai prosedur darurat.
Langkah cepat ini diambil demi menghindari potensi risiko sekecil apa pun, mengingat trauma yang masih membekas di ingatan publik atas insiden Fukushima 14 tahun lalu.
Selain Fukushima, pantauan ketat juga dilakukan di pembangkit listrik lainnya yang berada di jalur rawan tsunami. Otoritas energi memastikan semua fasilitas berada dalam kondisi aman.
Pemerintah Jepang mengimbau masyarakat tetap mengikuti informasi resmi dari lembaga berwenang dan tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi. Gelombang susulan diperkirakan bisa datang sewaktu-waktu dalam beberapa jam ke depan.
Artikel Terkait
KPK Bongkar Eks Pegawai Kemnaker Jadi Agen Izin TKA, Kerugian Capai Rp53 Miliar
Sri Mulyani Tegaskan Penarikan PPh oleh Marketplace Bukan Aturan Baru, Sebut Demi Kepastian Hukum
Resmi Gabung Fortuna Sittard, Justin Hubner Siap Unjuk Gigi di Eredivisie
Seorang Wanita yang Diduga Rusuh Gegara Mabuk Miras di Banyuwangi, Diceburkan ke Sungai Biar Sadar
Jennifer Coppen Sering Dapat Komentar Negatif Sejak Pacaran Dangan Justin Hubner,, Mantan Istri Papa Dali Itu Sebut Bodo Amat
Dinas PUPR Kota Tangerang Telah Lakukan Perbaikan Infrastruktur di 350 Titik Jalan Lingkungan
Dj Panda Usai Ungkap Pengakuan Untuk Berjanggung Jawab Terhadap Erika Carlina, Ia Kembali Dapat Jobs Dan Tuai Pujian
Tim Hukum Ajukan Banding, Tom Lembong Harap Vonis 4,5 Tahun Bisa Dikoreksi
Hasto Gugat Pasal 21 UU Tipikor ke MK, KPK Tegaskan Pasal Penting untuk Penegakan Hukum
Dua Balita Ditemukan Meninggal di Pantai Sigandu, Polisi Lakukan Penyelidikan