INSIBERNEWS - Duka menyelimuti keluarga Muhammad Zain, remaja 14 tahun yang tewas usai terlibat duel maut antar pelajar di Cianjur, Jawa Barat. Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat malam, 18 Juli 2025, di sekitar area jembatan, dan kini telah menyeret 16 remaja lainnya sebagai tersangka.
Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Tono Listianto, mengonfirmasi bahwa semua tersangka yang rata-rata masih di bawah umur itu memiliki peran masing-masing dalam kejadian yang menewaskan Zain.
Korban merupakan pelajar dari sebuah Madrasah Tsanawiyah (MTS), dan diketahui berduel dengan pelajar dari SMP Negeri setempat.
Baca Juga: Wasiat Terakhir Ayah Sarwendah untuk Betrand Peto Akhirnya Terungkap! Isinya Bikin Haru
“Perkelahiannya dua lawan dua, tapi yang terlibat secara tidak langsung jumlahnya jauh lebih banyak. Ada yang mendorong, mengajak, merekam, hingga hanya menonton tanpa mencegah. Semuanya kami proses karena membiarkan kekerasan terjadi,” kata Tono saat dikonfirmasi pada Jumat (25/7).
Baca Juga: Agar Telapak Kaki Bebas Kapalan, Ini Dia Perawatan yang Bisa Kamu Coba di Rumah
Dari 16 remaja yang dijerat sebagai tersangka, beberapa diketahui aktif mendorong terjadinya duel. Inisial AZ misalnya, ikut menyemangati temannya untuk berkelahi.
AN dan RA berperan sebagai pengendara motor yang membawa pelaku ke lokasi. Sementara FD, SS, dan RA lainnya bertugas merekam jalannya perkelahian, yang kemudian tersebar luas di media sosial.
Baca Juga: Turun Tipis, Garis Kemiskinan Rumah Tangga di Jakarta Kini Rp4,1 Juta per Bulan
Salah satu pelaku utama, MN, merupakan lawan duel korban. Dalam perkelahian tersebut, Zain didorong hingga terjatuh ke sungai dari atas jembatan dengan ketinggian mencapai 15 meter.
Ia ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri, dengan luka-luka cukup parah, dan dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.
“Ada juga pelaku yang tidak secara langsung terlibat fisik, tapi menonton dan tidak mencegah, bahkan menikmati kejadian tersebut. Ini menjadi bagian dari pasif kriminalitas. Mereka juga bertanggung jawab atas tewasnya korban,” tambah Tono.
Baca Juga: Andre Taulany Kembali Gugat Cerai Sang Istri Erin, Netizen Ikut Bersedih
Sebagian besar tersangka mengaku menyesal, namun proses hukum tetap berjalan. Polisi menekankan pentingnya peran orang tua dan sekolah dalam mengawasi aktivitas remaja, termasuk pengaruh media sosial dan budaya kekerasan yang kini mudah tersebar melalui ponsel.
Artikel Terkait
Kondisinya Memburuk Drastis! Aktor Legendaris Bruce Willis Tak Lagi Bisa Bicara Maupun Berdiri
Ungkap Itu Bukan Ulah Yeo Jin Goo, Agensi Tepis Tuduhan Soal Follow Akun Dewasa
DJ Panda Kena Lapor! Erika Carlina Siap Tunjukkan Bukti Kuat ke Polisi!
Tragis! Kebakaran Hebat Landa Dua Rumah Warga di Semarang, Lima Orang Tewas
Mobil Mewah dan Motor Gede Ridwan Kamil Disita KPK, Diduga Diganti Pakai Nama Karyawan
Andre Taulany Kembali Gugat Cerai Sang Istri Erin, Netizen Ikut Bersedih
Gegara Alami Rem Blong, Truk Kontainer Tabrak Belasan Kendaraan di Pulogadung
Turun Tipis, Garis Kemiskinan Rumah Tangga di Jakarta Kini Rp4,1 Juta per Bulan
Wasiat Terakhir Ayah Sarwendah untuk Betrand Peto Akhirnya Terungkap! Isinya Bikin Haru
Agar Telapak Kaki Bebas Kapalan, Ini Dia Perawatan yang Bisa Kamu Coba di Rumah