Aksi Tolak Kebijakan Imigrasi Trump di Los Angeles Kian Meluas, Demonstran Duduki Jalan Tol Hingga Kantor Federal

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Kamis, 12 Juni 2025 | 09:21 WIB
Potret Donald Trump (Istimewa)
Potret Donald Trump (Istimewa)

INSIBERNEWS - Aksi penolakan terhadap kebijakan imigrasi yang dicanangkan mantan Presiden AS Donald Trump kembali membara di berbagai kota besar Amerika Serikat. Dari barat hingga timur, ribuan warga turun ke jalan menuntut keadilan dan perlindungan bagi para imigran.

Baca Juga: Ahok Kembali Diperiksa, Kasus Lahan Rusun Cengkareng Makin Memanas

Di Los Angeles, para demonstran sempat memblokir Jalan Tol 101, salah satu jalur utama di kota tersebut. Aksi itu sempat menyebabkan kemacetan parah dan memaksa polisi turun tangan untuk membubarkan massa.

Sementara itu, di Chicago, aksi serupa berlangsung di pusat kota. Warga membawa poster-poster bertuliskan pesan solidaritas, menuntut pemerintah agar membatalkan kebijakan yang dianggap diskriminatif terhadap komunitas imigran, khususnya yang berasal dari Amerika Latin dan negara-negara Muslim.

Baca Juga: Miris! Bocah 7 Tahun Dianiaya dan Di buang di Pasar Kebayoran, Polisi Kejar Ayah Diduga Pelaku Kekerasan

Di New York, ratusan demonstran berkumpul di kawasan Lower Manhattan, tak jauh dari kantor imigrasi federal. Massa menyerukan penghentian deportasi massal dan menuntut pembubaran unit-unit penegak hukum imigrasi yang dianggap telah menyalahgunakan kewenangan.

Baca Juga: Jakarta Serius Perang Lawan Asap Rokok: Ada Denda Rp250 Ribu hingga Larangan Iklan

Protes juga terlihat di kota-kota lain seperti Atlanta, di mana sekitar 1.000 orang menggelar aksi damai di sepanjang Buford Highway, kawasan yang dikenal sebagai rumah bagi banyak komunitas imigran.

Aksi juga dilaporkan terjadi di San Francisco, Seattle, Dallas, San Antonio, hingga ibu kota Washington DC.

Baca Juga: Saksi KPK Beberkan Skandal ‘Jaga’ Situs Judi Online di Kominfo: Menteri Diduga Tahu

Menurut laporan NBC News, aksi di New York dan San Francisco sempat diwarnai penangkapan puluhan demonstran yang menolak membubarkan diri.

Namun, unjuk rasa di Houston dan San Antonio berlangsung tertib dan damai. Gelombang protes ini diperkirakan masih akan terus berlangsung, terutama menjelang pemilu mendatang, di mana isu imigrasi kembali menjadi sorotan panas di panggung politik AS.

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X