Selain Aturan Jam Malam, Dedi Mulyadi Larang Guru Berikan PR untuk Siswa di Jabar

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Kamis, 5 Juni 2025 | 13:59 WIB
Dedi Mulyadi Larang Guru Berikan PR untuk Siswa di Jabar (Istimewa )
Dedi Mulyadi Larang Guru Berikan PR untuk Siswa di Jabar (Istimewa )

INSIBERNEWS - Dedi Mulyadi sebelumnya diketahui telah memberlakukan jam malam untuk anak sekolah hingga mengirim siswa yang bermasalah ke barak militer.

Terkini, Gubernur Jawa Barat (Jabar) itu menerbitkan larangan sekolah di Jabar untuk memberikan tugas pekerjaan rumah (PR) kepada para siswanya.

Menurut Dedi, anak sekolah terlalu banyak diberikan PR oleh gurunya, sementara tidak sedikit tugas dari sekolah itu dikerjakan oleh orang tua siswa.

Baca Juga: BRI Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan Menjaga Ekosistem melalui BRI Menanam – Grow and Green

"Kami hari ini mengeluarkan surat edaran itu, larangan membuat PR bagi guru untuk siswa-siswanya," ujar Dedi kepada awak media di Gedung Pakuan, Bandung, pada Rabu, 4 Juni 2025.

"Kenapa itu dilakukan? Pertama, selama ini PR-PR yang dibuat ke rumah itu dikerjakan oleh orang tuanya, jadi tidak efektif dibuat PR," sambungnya.

Dedi merasa anak-anak perlu rileks ketika berada di rumah, seraya mengungkap tujuan utamanya agar menekan angka depresi di kalangan pelajar.

Baca Juga: Produksi Beras RI Tertinggi se-ASEAN, Mentan Klaim Capaian Berkat Gebrakan di Musim Tanam

"Saya ingin anak-anak di rumah itu baca buku dengan rileks, bermusik, berolahraga, membantu orang tuanya punya warung, punya toko, ke sawah, ke kebon," sebut Dedi.

"Sehingga menjadi mereka produktif, tetapi ada batasan: Mereka tidak bisa keluar di atas lebih dari jam 9 (malam)," tambahnya.

Tak hanya larangan terkait PR, Dedi mengungkap pihaknya juga akan menerapkan jam masuk sekolah mulai pukul 06.30 WIB dengan Sabtu dan Minggu libur.

Baca Juga: Demi Persiapan Jelang Pernikahan, Megawati Absen Bela Timnas Voli Indonesia

Kebijakan jam masuk sekolah ini berlaku pada tingkat PAUD hingga SMA dan akan mulai pada tahun ajaran mendatang.

"Mulai Tahun Ajaran Baru. Jadi Tahun Ajaran Baru masuk sekolahnya jam 6.30 (WIB). Kenapa? Karena itu kompensasi dari hari Sabtu yang libur," terang Dedi.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X