Pemerintah Pertimbangkan Usulan Stairlift Candi Borobudur yang Diminta untuk Dipasang Permanen

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Kamis, 29 Mei 2025 | 17:48 WIB
Pemerintah Pertimbangkan Usulan Stairlift Candi Borobudur yang Dipasang Permanen (Kebudayaan.kemdikbud.go.id)
Pemerintah Pertimbangkan Usulan Stairlift Candi Borobudur yang Dipasang Permanen (Kebudayaan.kemdikbud.go.id)

INSIBERNEWS - Belakangan ini publik ramai memperbincangkan mengenai pemasangan stairlift di Candi Borobudur, jelang kunjungan Presiden Prabowo dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Stairlift ini dipasang untuk memberikan akses yang lebih mudah bagi kedua pemimpin negara tersebut saat menyambangi Candi Borobudur pada Kamis, 29 Mei 2025.

Sebelumnya untuk mengurangi kekhawatiran publik, Istana melalui Kepala Presidential Communication Office (PCO) atau Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, sempat menyatakan bahwa pemasangan stairlift tidak akan merusak bangunan candi.

Baca Juga: Tak Boleh Keluar Tenda saat di Armuzna, Berikut 9 Imbauan PPIH untuk Jemaah Calon Haji Indonesia

Dijelaskan bahwa stairlift bersifat portabel, tanpa paku dan bor sehingga bisa dibongkar lagi.

Terkini, ia mengungkapkan bahwa ada usulan yang diterima pemerintah terkait stairlift yang dipatenkan agar menjadi fasilitas baru di Candi Borobudur.

“Gini, rencana awalnya kan dibikin untuk sementara, tapi sekarang ada masukan-masukan dari beberapa kelompok teman-teman buddhis ya, ada kelompok dari teman-teman yang juga pemerhati kebudayaan mengusulkan bahwa itu dibuat permanen saja,” ujar Hasan Nasbi kepada awak media di kawasan Pecenongan, Jakarta Pusat pada Rabu, 28 Mei 2025.

Baca Juga: Viral Anak Main Keluar dari Sunroof Saat Mobil Jalan: Ahli Sebut Ini Bukan Gaya-Gayaan Tapi Nyawa Taruhannya!

Dijelaskan bahwa banyak situs dunia yang mulai inklusif, sehingga ada pemasangan alat serupa.

“Usulan seperti itu nanti bisa dipertimbangkan, sekarang masih berupa usulan, nanti permanen atau tidak tentu keputusannya ada rapat dari Kementerian Kebudayaan gitu ya dari dewan cagar budaya, dari pihak pengelola di sana,” tambahnya.

Hasa menambahkan bahwa usulan tersebut cukup bagus karena bisa memberikan kemudahan akses bagi semua orang.

Baca Juga: Pemerintah Salurkan Bansos PKH dan Sembako Senilai Rp 10 Triliun untuk 16,5 Juta Keluarga Penerima Manfaat dengan Data Terbaru DTSEN

“Sebagai sebuah usulan, ini kayaknya usulan yang bagus, kan cagar budaya kita, tempat-tempat bersejarah kita juga inklusif buat orang-orang yang secara usia mungkin fisik punya keterbatasan,” tandasnya. ***

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X