Tragis! Dibuntuti Lalu Diserang, Begini Kronologi Pegawai Kejagung yang Dibacok OTK di Depok

Photo Author
- Selasa, 27 Mei 2025 | 13:08 WIB
Ilustrasi Pembacokan (Foto : istimewa)
Ilustrasi Pembacokan (Foto : istimewa)

INSIBERNEWS - Insiden pembacokan yang menimpa seorang pegawai Kejaksaan Agung (Kejagung) terjadi di Jalan Pengasinan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, pada Sabtu dini hari, 24 Mei 2025.

Korban diketahui berinisial DSK (44), seorang staf di Pusat Data Statistik Kriminal dan Teknologi Informasi (Pusdakrimti) yang saat itu baru saja selesai menjalani dinas malam.

Baca Juga: Bertemu Perdana Menteri di Hari Pertama KTT ASEAN, Prabowo Bahas Soal Kerja Sama Ekonomi dengan Laos dan Singapura

Menurut keterangan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, peristiwa tersebut bermula saat DSK dalam perjalanan pulang usai bertugas.

Sekitar pukul 21.00 WIB, ia sempat berhenti di sebuah warung kopi untuk berteduh dari hujan deras yang mengguyur kawasan itu. Setelah cuaca mulai bersahabat, DSK kembali mengendarai motornya menuju rumah.

Baca Juga: Pegawai Kejagung Dibacok Saat Pulang Kerja, Jaksa Agung Ikut Turun Tangan

Namun belum sampai tujuan, tepat sekitar pukul 02.30 WIB, DSK dihampiri oleh dua pria tak dikenal yang berboncengan motor dari arah berlawanan. Tanpa basa-basi, pelaku langsung mendekati korban sambil berteriak keras, lalu mengayunkan senjata tajam ke arah tangan kanan DSK. Serangan itu begitu cepat, hingga korban hanya bisa menahan sabetan sembari berusaha menjaga kendali kendaraan.

Baca Juga: KTT ASEAN ke-46: Prabowo Tekankan Langkah Strategis dalam Deklarasi Kuala Lumpur Bersama Pemimpin ASEAN

“Pelaku sempat berteriak ‘sikat’ saat menyerang, lalu setelah melukai korban, kembali meneriakkan ‘mampus lu’ sebelum kabur dari lokasi,” ujar Harli saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Hadiri KTT BIMP–EAGA ke-16, Prabowo Fokuskan Kerja Sama Kawasan Timur ASEAN

Korban dilarikan ke rumah sakit dengan luka parah di pergelangan tangan kanan. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa urat jari kelingking korban putus, dan kemampuannya untuk menggerakkan jari tersebut hilang.

Yang membuat situasi semakin janggal, DSK sempat menyadari ada dua orang pria yang tampaknya mengawasi mobil yang membawanya ke rumah sakit. Namun belum bisa dipastikan apakah mereka terkait dengan penyerang atau sekadar kebetulan berada di sana.

Baca Juga: Howell Expo 2025 Awali Langkah Sehat dengan Donor Darah dan Zumba Ceria

Kasus ini kini tengah ditangani oleh aparat dari Polsek Bojongsari dan Polres Metro Depok, serta mendapat perhatian khusus dari Polda Metro Jaya. Pihak Kejaksaan Agung pun dikabarkan turut mengawal perkembangan kasus ini.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X