INSIBERNEWS - Setelah insiden tragis yang menewaskan CEO UnitedHealth, Brian Thompson, kekhawatiran terhadap keselamatan eksekutif perusahaan besar kian meningkat.
Tak sedikit perusahaan raksasa yang kini merogoh kocek lebih dalam demi memastikan para petingginya tetap aman, termasuk Google yang menaikkan anggaran keamanan CEO-nya, Sundar Pichai, secara signifikan pada 2024.
Baca Juga: Perempuan Terjerat Pinjol, Puan Maharani Desak Negara Hadir Lindungi Kepala Keluarga
Alphabet Inc., induk perusahaan Google, melaporkan bahwa sepanjang 2024, mereka menggelontorkan dana sebesar USD8,27 juta—setara sekitar Rp132,3 miliar—hanya untuk biaya keamanan pribadi Sundar Pichai.
Jumlah ini naik hampir 22 persen dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka USD6,78 juta. Angka tersebut tercantum dalam dokumen resmi perusahaan yang diajukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC).
Biaya fantastis ini mencakup berbagai aspek perlindungan, mulai dari jasa keamanan di kediaman pribadi, layanan mobil dan sopir khusus, pemantauan keamanan real-time, hingga pengamanan ketat selama seluruh perjalanan domestik dan internasional yang dijalani Pichai.
Perusahaan menilai pengeluaran tersebut bukanlah kemewahan, melainkan kebutuhan esensial demi menjaga stabilitas dan operasional bisnis global mereka.
Baca Juga: Menjadi PR yang Sangat Besar, Rosan Roeslani Ungkap Danantara Siap Kelola GBK
Dalam dokumen proksi Alphabet, perusahaan menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk mitigasi risiko terhadap potensi ancaman fisik yang dapat membahayakan pemimpin kunci mereka.
"Biaya keamanan ini kami nilai masuk akal, perlu, dan sesuai kepentingan terbaik perusahaan serta para pemegang saham. Ini bukan fasilitas pribadi, melainkan bagian dari tanggung jawab besar yang diemban," tulis Alphabet.
Baca Juga: Tesla Siapkan Model Y Versi Tiga Baris Khusus Pasar China, Produksi Dimulai Usai Libur Mei
Tak hanya Pichai yang mendapatkan perlindungan kelas atas, Kepala Divisi Hukum Google, Kent Walker, juga menerima kompensasi fantastis sebesar USD30,2 juta sepanjang 2024.
Ini mencerminkan betapa pentingnya peran para eksekutif dalam menjaga arah dan kebijakan perusahaan teknologi raksasa seperti Google.
Artikel Terkait
Naik Kelas, Berkat LinkUMKM BRI Pengusaha Ini Mampu Kembangkan Produk dan Perluas Skala Usaha
Promedia Hadirkan BRI Mediapreneur Talks di Kota Serang, Bincang Hangat Seputar Bisnis Media hingga Tren Iklan Digital
Belum Termasuk Stadion GBK, Aset yang Dikelola Danantara Tembus Rp16,476 Triliun
Optimis Bakal Kelola Aset hingga 1 Triliun USD, Prabowo Sebut Danantara Harus Dikelola Sebaik-baiknya
Tesla Siapkan Model Y Versi Tiga Baris Khusus Pasar China, Produksi Dimulai Usai Libur Mei
Bukan Cuma Aset BUMN, GBK Juga Bakal Diambil Alih Danantara
Masuk Dalam Naungan Danantara, Kawasan GBK Direncanakan Jadi Aset yang Produktif dan Bisa Menghasilkan
Menjadi PR yang Sangat Besar, Rosan Roeslani Ungkap Danantara Siap Kelola GBK
Usai Kasusnya Viral, Kelulusan Tersangka Perundungan dr Aulia Ditangguhkan, Menkes Budi: Itulah Indonesia
Perempuan Terjerat Pinjol, Puan Maharani Desak Negara Hadir Lindungi Kepala Keluarga