INSIBERNEWS - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengambil langkah diplomatik penting dengan menunjuk sejumlah tokoh nasional untuk mewakili Indonesia dalam prosesi pemakaman Paus Fransiskus yang akan digelar di Vatikan pada Sabtu mendatang.
Keputusan ini mencerminkan penghormatan mendalam dari Indonesia terhadap pemimpin umat Katolik dunia tersebut.
Baca Juga: Cair Hari Ini, Pemegang Saham BBRI Panen Dividen Final Senilai Rp31,4 Triliun
Dalam keterangan resmi yang disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi pada Rabu (23/4/2025), disebutkan bahwa salah satu tokoh yang diutus adalah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Selain Jokowi, hadir pula sejumlah nama lain dari berbagai latar belakang yang dinilai mampu mewakili keragaman dan kehormatan bangsa Indonesia dalam peristiwa besar tersebut.
Baca Juga: Drama ‘A Shop For Killers’ Dikonfirmasi Akan Kembali di Season 2, Dijadwalkan Tayang pada 2026
Delegasi Indonesia juga akan diisi oleh Wakil Menteri Keuangan Tommy Djiwandono, yang dikenal sebagai sosok muda dengan pengalaman luas di bidang keuangan negara.
Selain itu, Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai turut masuk dalam daftar utusan, mencerminkan kepedulian Indonesia terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan hak asasi yang selama ini juga menjadi perhatian Paus Fransiskus.
Baca Juga: Rose BLACKPINK Mengejutkan Penggemar, Nyanyi Lagu APT Bareng Coldplay
Tak ketinggalan, mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan juga akan turut serta dalam rombongan.
Dikenal dengan gaya kerja yang lugas dan integritas tinggi, kehadiran Jonan menjadi simbol apresiasi terhadap kerja keras dan pelayanan publik yang sejalan dengan semangat pengabdian Paus Fransiskus semasa hidupnya.
Baca Juga: Camila Cabello Sindir Katy Perry Setelah Perjalanan ke Luar Angkasa, Begini Reaksi Netizen
Pemakaman ini diperkirakan akan dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari seluruh dunia. Dengan mengirim delegasi lintas sektor yang mencerminkan keberagaman Indonesia, Prabowo ingin menunjukkan bahwa Indonesia hadir bukan hanya sebagai negara, tetapi juga sebagai bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, penghormatan antaragama, dan solidaritas global.
Artikel Terkait
Punya Hutang? Ini Rincian Harta Kekayaan yang Dimiliki Dedie Abdu Rachim Sang Walikota Bogor 2025-2030
NTB Siap Presentasi di Kemenpora, Pastikan Status Tuan Rumah PON 2028
Barcelona Kunci Kemenangan Tipis atas Mallorca, Kokoh di Puncak Klasemen
Waspada! 5 Sayuran Ini Bisa Jadi Racun Kalau Dipanaskan Ulang, Jangan Asal Masak!
KPK Siapkan Jadwal Pemeriksaan Ridwan Kamil Terkait Dugaan Korupsi Proyek Bank BJB
Tinggalkan Impor Kereta Bekas, KAI Commuter Fokus Datangkan Armada Baru dari China dan INKA
Camila Cabello Sindir Katy Perry Setelah Perjalanan ke Luar Angkasa, Begini Reaksi Netizen
Rose BLACKPINK Mengejutkan Penggemar, Nyanyi Lagu APT Bareng Coldplay
Drama ‘A Shop For Killers’ Dikonfirmasi Akan Kembali di Season 2, Dijadwalkan Tayang pada 2026
Cair Hari Ini, Pemegang Saham BBRI Panen Dividen Final Senilai Rp31,4 Triliun