INSIBERNEWS - Setelah terkuaknya kasus Priguna di RSHS Bandung, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menemukan praktik nakal dokter-dokter anestesi.
Ditegaskan oleh Menkes Budi bahwa peserta PPDS seharusnya bekerja dibawah pengawasan gurunya.
Selain itu, Menkes juga mengungkap fakta bahwa ternyata ada banyak dokter anestesi yang tidak berada di rumah sakit.
Baca Juga: 5 Tips Mempelajari Excel Bagi Pemula, Langsung Bisa Dalam 1 Jam!
“Khusus anestesi, karena ini kejadian di Semarang dan juga di Bandung, kita lihat begitu prodinya kita tunda itu rame malah program layanan anestesi, bukan program pendidikan anestesi saja,” kata Budi dalam konferensi pers yang dilakukan secara daring pada Senin, 21 April 2025.
“Begitu kita hentikan PPDS anestesi untuk hadir di RS Kemenkes, ketahuan ternyata banyak dokter anestesi yang tidak bekerja di rumah sakit,” lanjutnya.
Budi mengungkap bahwa kasus dokter anestesi di Semarang dan Bandung tersebut membongkar fakta lain, bahwa dokter keluar dari ruang bedah dan digantikan oleh mahasiswa PPDS.
“Saya mulai mengamati bahwa ternyata yang melakukan pekerjaan anestesi di rumah sakit, di ruang bedah adalah PPDS-nya,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa dokter anestesi seharusnya berada di dalam ruang bedah saat dokter lain melakukan tindakan kepada pasien.
“Dokter anestesi itu harus selalu ada di situ ya, karena kalau terjadi apa-apa pasiennya bisa celaka gitu,” tambahnya.
Baca Juga: Sidang Berlanjut, Nikita Mirzani Buka-Bukaan Dampak Postingan Isa Zega ke Shandy Purnamasari
“Di Indonesia ternyata praktiknya banyak yang keluar begitu (pasien) sudah tidur langsung keluar itu dokter anestesi,” tandasnya.
Artikel Terkait
Sering Begadang? Hati-Hati, Ini 5 Tanda Otakmu Mulai Rusak!
Tips Alami Agar Pembukaan Makin Cepat dan Melebar Jelang Persalinan
Busui Lagi Sakit, Masih Boleh Menyusui Langsung Nggak, Sih? Yuk, Cari Tahu Jawabannya!
Biar Nggak Drama Lagi, Ini 5 Tips Cermat Bikin Anak Suka Makan Sayur dan Buah!
5 Tips Mempelajari Excel Bagi Pemula, Langsung Bisa Dalam 1 Jam!