Soal Batas Usia Kerja, Wamenaker Noel: Jangan Bikin Orang Kehilangan Harapan

Photo Author
- Senin, 7 April 2025 | 08:53 WIB
Kemnaker infokan bahwa angka PHK terus meningkat (Canva)
Kemnaker infokan bahwa angka PHK terus meningkat (Canva)

INSIBERNEWS - Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer—yang akrab disapa Noel—menyoroti aturan batasan usia dalam lowongan kerja yang menurutnya justru menjadi penghalang bagi banyak pencari kerja.

Ia menilai, syarat tersebut sudah saatnya dikaji ulang karena dianggap tidak relevan dengan semangat inklusivitas di dunia ketenagakerjaan saat ini.

Baca Juga: Ancaman Tarif Baru AS Bikin Harga iPhone Bisa Melonjak Gila-Gilaan

Dalam keterangannya kepada awak media di Jakarta Pusat, Jumat (4/4/2025), Noel mengatakan bahwa banyak orang yang masih memiliki semangat dan kemampuan kerja, namun tersingkir hanya karena faktor usia.

“Banyak yang masih produktif di usia 40-an, tapi akhirnya patah semangat karena persyaratan umur. Ini menurut saya tidak adil,” ujar Noel.

Baca Juga: Hadapi Tarif Baru AS, Indonesia Pilih Jalan Damai Lewat Diplomasi dan Dialog

Ia pun berharap agar pemerintah dapat segera menemukan solusi konkret, termasuk kemungkinan menghapus ketentuan batasan usia dalam persyaratan kerja yang selama ini diterapkan oleh banyak perusahaan.

Menurutnya, hal tersebut penting untuk membuka akses kesempatan kerja yang lebih luas bagi seluruh kalangan usia.

Baca Juga: Hadapi Arus Balik Mudik, BRI Siapkan Posko BUMN di Bandara dan Rest Area Jalan Tol Guna Mudahkan Perjalanan Masyarakat

Noel juga menyatakan bahwa dirinya akan mencari dasar hukum yang kuat agar kebijakan penghapusan batas usia ini tidak berbenturan dengan peraturan atau undang-undang yang berlaku.

“Kita cari cantolannya dulu, supaya saat kita dorong kebijakan ini, tidak bertabrakan dengan regulasi yang ada. Intinya kita ingin semua orang punya peluang yang sama,” tegasnya.

Baca Juga: Seorang Jurnalis Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Jakarta Barat, Polisi Selidiki Penyebabnya

Gagasan ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap diskriminasi usia dalam proses rekrutmen kerja.

Banyak pihak berharap pemerintah benar-benar serius mempertimbangkan perubahan ini, agar dunia kerja Indonesia semakin inklusif dan ramah terhadap semua usia, bukan hanya yang muda saja.

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X