Selain itu, BMKG juga menyoroti potensi kebakaran hutan.
Terutama di bagian utara Pulau Sumatra dan bagian selatan Pulau Kalimantan, yang diprediksi terjadi pada puncak musim kemarau antara Juni hingga Agustus.
Baca Juga: Dijual Diam-diam Oleh Eks Karyawan, Lagu Eminem yang Belum Dirilis Bocor
Kekeringan diperkirakan akan melanda beberapa wilayah di bagian timur Pulau Jawa, Nusa Tenggara, dan Bali pada periode Juli hingga September.
Oleh karena itu, meskipun musim kemarau ini diperkirakan normal, masyarakat dan pemerintah diminta tetap waspada terhadap potensi dampak negatif yang bisa ditimbulkan.***
Artikel Terkait
Jamin Mitigasi Bencana Layanan Publik Tetap Optimal, Istana: Tidak Benar BMKG Kena Efisiensi 50 Persen
BMKG Prediksi Akan Terjadi Puncak Cuaca Ekstrem Di Jabodetabek, Kapan?
Kepala BMKG Beri Imbauan pada Masyarakat untuk Hadapi Cuaca Ekstrem yang Terjadi
BMKG Prediksi Hujan Intensitas Tinggi Terus Turun Hingga 11 Maret 2025, Waspada Banjir dan Longsor
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG: Waspada Hujan Lebat di Wilayah Jawa Barat dan Provinsi Lain pada 10-11 Maret 2025