Pertamina Bantah Isu Pertamax Oplosan, Pastikan BBM Sesuai Standar

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Rabu, 26 Februari 2025 | 07:45 WIB
Ilustrasi pembatasan BBM subsidi Pertalite dan Solar (Itimewa)
Ilustrasi pembatasan BBM subsidi Pertalite dan Solar (Itimewa)

INSIBERNEWS - PT Pertamina (Persero) menegaskan bahwa isu yang menyebutkan adanya campuran Pertamax dengan Pertalite di pasaran tidaklah benar.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, membantah tudingan tersebut dan memastikan bahwa semua produk bahan bakar minyak (BBM) yang beredar, termasuk Pertamax, telah memenuhi standar spesifikasi yang ditentukan.

Baca Juga: Rumah Saudagar Minyak Riza Chalid Digeledah Kejagung, Kasus Korupsi Minyak Pertamina Makin Panas!

“Narasi soal oplosan itu tidak sesuai dengan apa yang disampaikan Kejaksaan Agung,” ujar Fadjar saat ditemui di Gedung DPD RI, Jakarta, Selasa.

Menurutnya, terjadi kesalahpahaman dalam menafsirkan pernyataan Kejaksaan Agung terkait kasus dugaan korupsi dalam pengadaan produk kilang oleh PT Pertamina Patra Niaga.

Masalah yang dipersoalkan bukanlah pencampuran Pertalite dengan Pertamax, melainkan dugaan penyimpangan dalam pembelian RON 90 dan RON 92.

Baca Juga: Danantara Masuk Top 8 SWF dengan Aset Terbesar di Dunia, Siap Kelola Hasil Efisiensi Anggaran Senilai Rp300 Triliun

Fadjar menjelaskan bahwa RON 90 mengacu pada Pertalite, sedangkan RON 92 adalah Pertamax. Dalam kasus ini, tersangka Riva Siahaan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, diduga melakukan pembayaran untuk RON 92, tetapi sebenarnya hanya membeli RON 90 atau lebih rendah.

BBM tersebut kemudian dilakukan proses blending di storage atau depo untuk menaikkan nilai oktannya menjadi RON 92, yang seharusnya tidak diperbolehkan.

Baca Juga: Tayang Maret Mendatang, Snow White Live Action yang Dibintangi Gal Gadot dan Rachel Zegler Tersandung 4 Kontroversi Ini!

Meski demikian, Fadjar menegaskan bahwa produk Pertamax yang sampai ke masyarakat sudah sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan. Pemeriksaan ketepatan kualitas BBM dilakukan oleh Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Kami pastikan bahwa produk yang diterima masyarakat telah melalui pengujian dan sesuai dengan standar masing-masing,” katanya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Sambut Sergei Shoigu di Jakarta, Bahas Kerja Sama Keamanan dengan Rusia

Menanggapi kabar yang beredar, Pertamina meminta masyarakat tidak termakan informasi yang belum terverifikasi. Perusahaan pelat merah itu juga menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas BBM yang didistribusikan ke seluruh Indonesia.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X