Prabowo Libatkan Mantan Presiden di BPI Danantara, Siapkan Investasi Besar untuk 20 Proyek Nasional

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Senin, 24 Februari 2025 | 13:40 WIB
Danantara yang akan segera diluncurkan Presiden Prabowo menuai kritik (Instagram @prabowo)
Danantara yang akan segera diluncurkan Presiden Prabowo menuai kritik (Instagram @prabowo)

INSIBERNEWS - Presiden Prabowo Subianto mengumumkan akan melibatkan para mantan presiden sebagai Dewan Penasihat Badan Pengelola Investasi Dana Anagata Nusantara (BPI Danantara). Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengawasan yang ketat terhadap lembaga tersebut.

Informasi ini disampaikan oleh Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi usai peluncuran resmi Danantara di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (24/2/2025). Dalam acara tersebut, dua mantan presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo (Jokowi), turut hadir.

Baca Juga: OJK Cabut Izin Usaha PT Asuransi Jiwasraya: Langkah Likuidasi Dimulai untuk Lindungi Nasabah Setelah Skandal Korupsi Rp16,8 Triliun

Baca Juga: Diisukan Meninggal Dunia, Vatikan Ungkap Kondisi Paus Fransiskus yang Kini Terdeteksi Alami Gagal Ginjal

"Nanti mantan-mantan presiden akan diajak menjadi penasihat, agar lembaga ini betul-betul dikawal dan dijaga oleh figur-figur yang punya integritas tinggi serta cinta Indonesia," ujar Hasan.

Selain itu, organisasi masyarakat (ormas) juga akan dilibatkan dalam pengelolaan Danantara, meski peran pastinya masih dalam tahap pembahasan.

Baca Juga: Struktur BPI Danantara Diumumkan, Rosan Roeslani Ditunjuk Sebagai CEO

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa Danantara akan menjadi salah satu Sovereign Wealth Fund (SWF) terbesar di dunia dengan aset yang mencapai US$900 miliar.

Ia menyadari bahwa ada banyak pihak yang masih meragukan keberhasilan inisiatif ini karena belum pernah ada sebelumnya di Indonesia. Namun, ia optimis bahwa Danantara bisa menjadi instrumen penting dalam membangun ekonomi nasional.

Baca Juga: Polri Tanggapi dan Dukung Kritik Konstruktif, Band Punk Sukatani Diperbolehkan Rilis Lagi Lagu ‘Bayar Bayar Bayar’

Untuk mendukung kinerja Danantara, pemerintah akan mengalokasikan dana investasi sebesar US$20 miliar untuk 20 proyek strategis nasional. Pendanaan ini berasal dari hasil penghematan APBN 2025 sebesar Rp300 triliun yang berhasil dikumpulkan sejak awal tahun.

Investasi ini akan difokuskan pada sektor-sektor kunci yang diyakini dapat menentukan masa depan Indonesia, di antaranya: hilirisasi nikel, bauksit, pembangunan pabrik petrokimia, produksi pangan, agrikultur, serta pengembangan energi terbarukan.

Baca Juga: Retreat Akmil di Magelang, Mendagri: Bangun Chemistry dan Solidaritas Antar Kepala Daerah

Prabowo menekankan bahwa Danantara bukan sekadar proyek biasa, melainkan strategi jangka panjang untuk memperkuat ekonomi Indonesia di tengah dinamika global.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X