Ajakan Tarik Dana dari Bank Himbara Disebut Pengamat Menyesatkan Masyarakat

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Minggu, 23 Februari 2025 | 16:45 WIB
Direktur Eksekutif Segara Research Institute, Piter Abdullah. (Istimewa )
Direktur Eksekutif Segara Research Institute, Piter Abdullah. (Istimewa )

INSIBERNEWS - Belakangan ini ramai ajakan untuk menarik dana dari bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang memicu perhatian publik.

Namun, menurut para pengamat menilai langkah ini tidak beralasan dan justru dapat berdampak negatif pada stabilitas sektor keuangan.

Direktur Eksekutif Segara Research Institute, Piter Abdullah, menilai ajakan menarik dana dari bank Himbara tidak memiliki dasar yang kuat dan dapat menyesatkan masyarakat.

Baca Juga: Ini Biodata Mohammad Khanafi yang Cetak Gol vs PSBS Biak: Apa Instagramnya?

Ia mengingatkan, ajakan semacam ini justru berpotensi memicu ketidakstabilan dalam sistem keuangan, yang pada akhirnya dapat berdampak negatif pada perekonomian secara keseluruhan.

"Ketika perekonomian bergejolak, yang akan menderita adalah kelompok bawah. Hal ini harus dipahami," ujarnya.

Ditekankan oleh Piter, bahwa bank-bank Himbara memiliki fundamental yang baik dan tidak ada alasan untuk khawatir terhadap keberadaan Danantara. Apalagi adanya jaminan dari LPS, masyarakat seharusnya tetap merasa aman dan tidak terpengaruh oleh ajakan-ajakan yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga: 6 Model Pagar Rumah Kecil dengan Kombinasi Batu Alam yang Elegan

“Saya pribadi mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai ajakan menarik dana tersebut. Bank-bank Himbara memiliki kinerja yang baik dan keberadaan danantara justru untuk semakin memaksimalkan kinerja bank Himbara,” tegas Piter.

Bank-bank Himbara, yang terdiri dari Bank Mandiri, BRI, dan BNI, tetap beroperasi sebagai bank komersial dengan regulasi ketat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Selain itu, mereka juga berada di bawah pengawasan Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan.

Baca Juga: ASEAN Siapkan Pertemuan dengan AS, Bahas Isu Tarif yang Bisa Pengaruhi Ekspor

Pengamat Perbankan Paul Sutaryono menegaskan pemerintah dan otoritas keuangan harus lebih aktif dalam sosialisasi agar publik memahami bahwa tidak ada perubahan signifikan terhadap operasional bank-bank ini.

Edukasi yang tepat dapat memberikan rasa aman kepada nasabah, terutama mereka yang belum memahami hubungan antara Danantara dan bank Himbara.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X