nasional

3 Juta Lebih Lulusan SMA SMK Menganggur! Ini Strategi Pemerintah Atasi Pengangguran Kaum Muda Gen Z

Kamis, 27 Maret 2025 | 10:23 WIB
Potret Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Yassierli. (Instagram.com/@yassierli)

INSIBERNEWS - Pemerintah tengah merancang solusi untuk menekan angka pengangguran yang berasal dari lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), dari total 7,5 juta pengangguran di Indonesia, sekitar 3 juta di antaranya adalah lulusan SMA dan SMK.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengungkapkan hal ini dalam sambutannya saat menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada Senin, 24 Maret 2025, di Jakarta.

“SMA dan SMK dalam dunia kerja menjadi isu besar yang kami bahas dalam konsep school to work transition. Salah satu strategi yang akan dikembangkan adalah perpanjangan masa studi menjadi empat tahun,” ujar Yassierli.

 Baca Juga: SMK 4 Tahun? Pemerintah Siapkan Lulusan yang Lebih Siap Kerja ke Luar Negeri dengan Sistem Pendidikan Baru

Perpanjangan Studi SMK Jadi 4 Tahun, Solusi untuk Lulusan yang Lebih Siap Kerja

Salah satu langkah utama yang akan diambil pemerintah adalah memperpanjang masa studi SMK dari tiga tahun menjadi empat tahun di sekolah-sekolah terpilih. Tahun tambahan ini akan difokuskan pada peningkatan keterampilan kerja dan persiapan bagi siswa yang ingin bekerja di luar negeri.

Hal ini sejalan dengan kerja sama antara Kemendikdasmen dan Kementerian P2MI, yang bertujuan untuk menyiapkan lulusan SMK yang lebih siap kerja di mancanegara.

Selain itu, bagi siswa yang memilih jalur lain, pemerintah juga menyiapkan pelatihan di balai vokasi dan balai latihan kerja setelah mereka lulus dari pendidikan formal. Program ini akan disesuaikan dengan kebutuhan industri dan perkembangan zaman.

“Pelatihan ini akan difokuskan pada kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan future jobs, sehingga ke depan kita bisa menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesiapan kerja lulusan SMA dan SMK,” tambah Yassierli.

 Baca Juga: Libur Lebaran 2025 Dipercepat: Anak Sekolah Dapat Cuti Lebih Awal Mulai 21 Maret

Kerja Sama Pemerintah untuk Kurangi Pengangguran Lulusan SMA dan SMK

Kemendikdasmen juga menjalin kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk memberikan kesempatan bagi siswa SMK menjalani praktik langsung di Pusat Latihan Kerja (PLK). Program ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan praktis siswa sehingga mereka lebih siap terjun ke dunia kerja.

Dengan berbagai strategi yang sedang dirancang, pemerintah optimis dapat mengurangi angka pengangguran di kalangan lulusan SMA dan SMK serta menciptakan lulusan yang lebih siap bersaing di dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri.

Tags

Terkini