BUMN Karya Jadi Salah Satu PR Besar Bagi Calon Menteri BUMN Era Prabowo

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Jumat, 11 Oktober 2024 | 19:01 WIB
Diskusi 'Daulat Bicara: Siapa Menteri BUMN Pilihan Prabowo'. (Istimewa )
Diskusi 'Daulat Bicara: Siapa Menteri BUMN Pilihan Prabowo'. (Istimewa )

INSIBERNEWS - Menurut Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turino menilai bahwa calon Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang baru akan menghadapi sejumlah tantangan.

Dalam diskusi 'Daulat Bicara: Siapa Menteri BUMN Pilihan Prabowo' yang digelar atas kerjasama dengan Promedia TV, hadir Harris Turino dan juga Pengamat Kebijakan Publik IDP-LP Riko Noviantoro.

Melalui diskusi tersebut dinilai ada banyak pekerjaan rumah (PR), yang harus ditanggung oleh Menteri BUMN yang disebut-sebut nomenklaturnya akan berubah menjadi Badan Super Holding BUMN.

Baca Juga: Jokowi Tekankan Pentingnya Hilirisasi Tambang untuk Manfaatkan Nilai Tambah Sumber Daya Alam

"Sebenarnya siapapun nanti yang jadi Menteri BUMN itu akan mendapat PR berat yang harus diselesaikan," tegas Harris dalam Daulat Bicara: Siapa Menteri BUMN Pilihan Prabowo, di Jakarta, Jumat (11/10/2024).

Disebutkan Harris, saat ini Kementerian BUMN memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan ke depan. Salah satunya menyangkut hutang BUMN Karya.

"Kita tahu ternyata BUMN itu banyak yang hutangnya itu segunung. Contohnya BUMN karya," kata dia.

Baca Juga: Para Partai Koalisi Diperingatkan Prabowo: Menteri Jangan Cari Uang dari APBN APBD

Legislator asal daerah pemilihan Jateng IX itu menilai, ke depan pos kementerian ini perlu dipimpin sosok yang tangguh dan kompeten.

Mengenai latar belakang sosok dimaksud, Harris tidak mempermasalahkan. Dengan catatan sosok bersangkutan layak dan memenuhi syarat.

Termasuk pada pos jajaran direksi dan komisaris pada perusahaan pelat merah.

Baca Juga: Kecelakaan Truk Batako di Tomang Sebabkan Kemacetan Parah dan Keluhan Warga

"Jadi sebetulnya Komisaris atau Dirut itu mau diisi anak kiai, mau diisi relawan atau siapapun itu boleh saja asal berkompeten dan bertanggung jawab," kata dia.

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X