Viral! Ucapan Bahlil Dinilai Mengancam Bila PBNU Menolak Konsesi Tambang

Photo Author
Taufik RM, Insibernews
- Kamis, 6 Juni 2024 | 14:51 WIB
Bahlil Lahadalia Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). (foto: Istimewa)
Bahlil Lahadalia Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). (foto: Istimewa)

INSIBERNWS - Bahlil Lahadalia Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), menyebut akan memberikan kawasan konsesi yang cukup besar pengelolaan tambang batu bara ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Berdasarkan aturan yang merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2024, mengatur pemberian Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) bagi organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan dan merupakan kelanjutan dari aturan yang sudah diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Berdasarkan konten YouTube chanel BKPM pada Rabu (5/6/2024) yang dikutip InsiberNews menilik pernyataan Bahlil terkait pemberian konsesi batu bara yang cadangannya cukup besar kepada PBNU untuk dikelola dalam rangka mengoptimalkan organisasi.

Baca Juga: Dituding Melakukan Penggelapan Uang Rp 6,9 M, Tiko Aryawardhana Suami BCL Serang Balik Mantan Istri

"Saya kemarin, atas arahan dan pertimbangan dari beberapa menteri, bahkan sudah disetujui oleh Bapak Presiden Jokowi, kita akan memberikan konsesi batu bara yang cadangannya cukup besar kepada PBNU untuk dikelola dalam rangka mengoptimalkan organisasi," ujar Bahlil dalam Kuliah Umum di Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama.

Konotasi ucapan Bahlil yang seolah-olah mengancam seperti "apabila tidak menerima kalian mau diapain ya" kemudian menjadi geger di Media Sosial (Sosmed).

Atau "Kalian Setujukah?" yang seolah-olah kebijakannya itu menjadi sesuatu yang diharapkan oleh semua masyarakat PBNU padahal belum tentu semua kebijakan pemerintah saat ini benar-benar pro rakyat atau masyarakat menengah kebawah.

Baca Juga: Resmi Dibuka Hari Ini, Jakarta X Beauty 2024 Dipadati Antrean Pengunjung dan Jastip Sejak Pukul 6

Banyak masyarakat melakukan aksi penolakan berbagai kebijakan pemerintah karena dirasakan menjebak atau kebijakan yang sengaja dibuat untuk mendukung kepentingan pemerintah atau kelompok-kelompok tertentu saja yang sangat dekat dengan kekuasaan.

Seperti penolakan buruh terkait Tapera atau pinjaman untuk mahasiswa yang tidak mampu membiayai kuliah yang kemudian dinilai kebijakan semu dan menjerat.

Menanggapi pernyataan Bahlil yang terkesan mengancam tersebut, dan seolah memberi hadiah terbaik dari pemerintah Jokowi diakhir masa jabatannya, hingga pernyataannya tersebut mendapatkan komentar nyeleneh dari masyarakat pengguna dunia maya, Seperti:

Baca Juga: Akibat Gunakan Non Visa Haji, 34 Jemaah Sudah Dipulangkan ke Indonesia, Tiga WNI Lanjut Proses Hukum di Madinah

Akun @Rar***
"tiap liat manusia satu ini, wajib langsung istighfar…,"

Akun @Cat***
"Saya tidak setuju PBNU dikasih konsesi tambang. saya mau diapain kalau tidak setuju, LIL @bahlillahadalia? Kalo berani jangan pake alat negara 1 lawan 1 kita. Kakek aku PKRI mati matian Berjuang untuk negara ini jd jangan ko rusak. Udah kek punya nenek moyang ko aja,"

Halaman:

Editor: Taufik RM

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X