Libur Panjang Nataru 2025-2026 Resmi Ditetapkan, Masyarakat Bisa Nikmati Akhir Tahun Hingga 13 Hari

Photo Author
- Senin, 22 Desember 2025 | 11:59 WIB
Ilustrasi Liburan (Foto : Freepik)
Ilustrasi Liburan (Foto : Freepik)

INSIBERNEWS - Pemerintah resmi menetapkan rangkaian libur akhir tahun Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 yang berlangsung cukup panjang. Libur ini dimulai pada 22 Desember 2025 dan berakhir pada 4 Januari 2026, mencakup hari libur nasional, cuti bersama, serta akhir pekan yang saling berdekatan.

Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Melalui kebijakan ini, pemerintah memberikan kepastian jadwal libur jauh hari agar masyarakat dan pelaku usaha bisa melakukan perencanaan lebih matang.

Baca Juga: Gelar Kegiatan 'Satukan Langkah untuk Sumatera', BRI Berhasil Kumpulkan Bantuan Rp50 Miliar untuk Percepat Pemulihan Bencana

Dalam jadwal yang ditetapkan, cuti bersama sudah dimulai sejak Senin, 22 Desember 2025, sebagai cuti menjelang Hari Raya Natal. Sementara itu, libur nasional Natal jatuh pada Kamis, 25 Desember 2025, yang kemudian disusul cuti bersama pada Jumat, 26 Desember 2025.

Rangkaian libur semakin panjang karena bertepatan dengan akhir pekan pada Sabtu dan Minggu, 27–28 Desember 2025. Setelah itu, pemerintah kembali menetapkan cuti bersama pada Senin dan Selasa, 29–30 Desember 2025, untuk menyambut pergantian tahun.

Tidak berhenti di situ, Rabu, 31 Desember 2025, juga ditetapkan sebagai cuti bersama. Libur nasional Tahun Baru 2026 jatuh pada Kamis, 1 Januari 2026, dan kembali diperpanjang dengan cuti bersama pada Jumat, 2 Januari 2026, sebelum ditutup oleh akhir pekan pada 3–4 Januari 2026.

Baca Juga: Siap-siap! Harga Smartphone Diprediksi Naik Tajam 2026, Biaya Chip Jadi Biang Kerok

Dengan susunan tersebut, masyarakat berpotensi menikmati libur hingga 13 hari berturut-turut apabila seluruh cuti bersama dan akhir pekan dimanfaatkan secara maksimal. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu libur akhir tahun terpanjang dalam beberapa tahun terakhir.

Pemerintah berharap libur panjang ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beristirahat, berkumpul bersama keluarga, melakukan perjalanan wisata, maupun pulang ke kampung halaman.

Di sisi lain, sektor pariwisata dan transportasi diperkirakan akan mengalami peningkatan aktivitas selama periode tersebut.

Baca Juga: Hanya Bisa Diakses dengan Kapal Nelayan, Korban Bencana Desa Sekumur Aceh Tamiang Butuh Tenda yang Layak

“Penetapan jadwal libur ini dimaksudkan agar ada keseimbangan antara produktivitas kerja dan kebutuhan masyarakat untuk beristirahat,” demikian disampaikan pemerintah dalam keterangan resminya.

Meski demikian, pemerintah mengingatkan bahwa kebijakan cuti dapat berbeda di masing-masing instansi atau perusahaan swasta, tergantung pada aturan internal yang berlaku. Masyarakat diimbau untuk memastikan kembali jadwal kerja di tempat masing-masing.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X