"Tadi sudah dicatat, Pak GM (GM Geopark Maros-Pangkep, Dedy Irfan) juga sudah siap dan akan kita lihat kolaborasinya. Ini awal pertemuan, nanti kita bisa duduk bersama kembali, jadi bisa tahu (bagian) ini nanti Kemenpar bisa support. Tadi yang di-mention adalah pelatihan-pelatihan masyarakat dan sebagainya," ujar Wamenpar Ni Luh Puspa.
UNESCO sebelumnya telah menetapkan enam rekomendasi terhadap rencana proses revalidasi status Global Geopark Maros-Pangkep. Di antaranya terkait peningkatan visibilitas geopark; peningkatan promosi dan konservasi geologi; peningkatan pendidikan; dan lainnya.
"Kami berharap dukungan dari semua pihak, terutama semua unsur pentahelix agar bisa bersama-sama mengambil peran yang sama," ujar GM Badan Pengelola UNESCO Maros-Pangkep, Dedy Irfan.
Dalam kesempatan tersebut turut hadir Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Arafah; dan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Maros, Suwardi Sawedi.
Turut hadir mendampingi Wamenpar Ni Luh Puspa, Asisten Deputi Strategi Event Kementerian Pariwisata, Fransiskus Handoko; serta Direktur Poltekpar Makassar, Herry Rachmat Widjaja.
Artikel Terkait
Sidang Cerai Eza Gionino: Hak Asuh Anak Jatuh ke Meiza Aulia, Sidang Lanjutan Sudah Ditetapkan
Ridwan Kamil Menolak Berdamai Dengan Lisa Mariana, Imbas Nama Baiknya Hancur dan Alami Gangguan Rumah Tangga
Soal Ratusan Siswa Keracunan MBG di Cipongkor Bandung Barat, Kepala BGN : Jadi Itu Ada Kesalahan Teknis
BRI Peringati Hari Tani Nasional melalui Akses Pembiayaan dan Pemberdayaan Inklusif untuk Perkuat Dukungan bagi Sektor Pertanian