INSIBERNEWS - Layanan internet satelit milik perusahaan antariksa milik Elon Musk, Starlink, kembali bisa diakses oleh pelanggan baru di Indonesia. Setelah sempat menghentikan pendaftaran akibat lonjakan permintaan, kini layanan itu telah dibuka kembali dan siap menerima aktivasi perangkat baru.
Kabar ini disampaikan langsung oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi). Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdigi, Wayan Toni Supriyanto, menyebut bahwa timnya telah memantau langsung laman resmi Starlink.
Baca Juga: Jennifer Coppen Dapat Restu Keluarga Justin Hubner? Ultahnya di Belanda Jadi Bukti
"Per hari ini termonitor di laman resminya Starlink bahwa mereka sudah membuka kembali layanannya untuk aktivasi pelanggan baru di Indonesia," kata Wayan saat dikonfirmasi pada Selasa (22/7).
Berdasarkan pengecekan di situs resmi Starlink, status wilayah Indonesia di laman ketersediaan layanan sudah kembali berubah menjadi “Tersedia”.
Tak ada lagi pengumuman soal penghentian aktivasi yang sebelumnya sempat terpampang di situs mereka selama beberapa pekan terakhir.
Baca Juga: Keuangan Masih Berdarah, Nissan Tutup Pabrik Legendarisnya di Jepang Mulai 2028
Sebelumnya, Starlink menghentikan sementara pendaftaran pelanggan baru karena kapasitas layanan dinilai sudah mencapai titik maksimal. Melalui blog resminya, Starlink menyebut bahwa jaringan mereka sedang mengalami kelebihan beban di Indonesia.
“Layanan Starlink saat ini tidak tersedia untuk pelanggan baru di wilayah Anda karena kapasitas yang terjual habis di seluruh Indonesia,” tulis Starlink dalam pengumuman yang kini sudah dicabut.
Baca Juga: Liburan Berujung Maut! Malcolm-Jamal Warner Tewas Tenggelam di Kosta Rika
Bahkan, saat penutupan berlangsung, Starlink tidak hanya menolak pendaftaran baru melalui situs, tetapi juga menunda aktivasi perangkat yang dibeli lewat toko retail atau distributor pihak ketiga. Langkah itu diambil untuk menjaga kualitas layanan bagi pelanggan yang sudah lebih dulu terdaftar.
Starlink sendiri resmi beroperasi di Indonesia sejak Mei 2024, dengan peluncuran perdananya dilakukan langsung di Denpasar, Bali.
Sejak saat itu, layanannya cukup diminati, terutama di wilayah pelosok yang sulit dijangkau oleh jaringan internet konvensional. Kini dengan dibukanya kembali layanan pendaftaran, pelanggan baru di Tanah Air bisa kembali mengakses teknologi internet satelit berkecepatan tinggi milik SpaceX tersebut.
Artikel Terkait
Kasus Masker COVID-19 Seret Banyak Nama, PPTK MHW Resmi Ditahan Polisi
Kejagung Tetapkan 8 Tersangka Kasus Kredit Sritex, Deretan Pejabat Bank Daerah Terseret
Tom Lembong Ajukan Banding, Nilai Vonis Hakim Abaikan Fakta Persidangan
Lagu Lokal Melesat! Jisoo BLACKPINK Pakai Lagu no na, Netizen Indonesia Heboh
Dinding Rumah Dipenuhi Kamitetep? Begini Cara Usirnya Sampai Bersih
MotoGP Pindah ke Buenos Aires Mulai 2027, Sirkuit Galvez Bersolek Jadi Tuan Rumah Kelas Dunia
Tampilan Baru dengan Hairstyle Buzz Cut, Cha Eun Woo Siap Jalani Wamil 28 Juli Mendatang
Liburan Berujung Maut! Malcolm-Jamal Warner Tewas Tenggelam di Kosta Rika
Jennifer Coppen Dapat Restu Keluarga Justin Hubner? Ultahnya di Belanda Jadi Bukti
Keuangan Masih Berdarah, Nissan Tutup Pabrik Legendarisnya di Jepang Mulai 2028