INSIBERNEWS - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengungkapkan bahwa sistem penerimaan murid baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2025/2026 akan mengadopsi mekanisme yang hampir serupa dengan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sebelumnya.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sarjoko, menjelaskan bahwa jalur penerimaan murid baru ini akan terdiri dari empat jalur utama: jalur domisili, jalur prestasi, jalur afirmasi, dan jalur mutasi.
Jalur domisili tetap menjadi salah satu kriteria utama, namun kini menggunakan teknologi untuk memudahkan proses verifikasi data, sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada Kartu Keluarga (KK).
Sementara itu, jalur afirmasi dikhususkan bagi siswa penyandang disabilitas dan mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi. Hal ini bertujuan untuk memberikan kesempatan pendidikan yang lebih merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Baca Juga: WN China Ditangkap di Bandara Manado, Diduga Menyelundupkan Bagian Tubuh Satwa Liar Dilindungi
Selain itu, jalur prestasi dibuka bagi siswa yang menunjukkan kemampuan luar biasa di bidang olahraga, seni, atau kepemimpinan.
Hal ini memberikan peluang lebih luas bagi siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah yang diinginkan, meski tidak berada dalam zona tersebut.
Terakhir, jalur mutasi diperuntukkan bagi siswa yang orang tuanya dipindah tugas atau bahkan anak-anak guru yang mengajar di sekolah tertentu.
Baca Juga: Laptop Gaming dengan Fitur Unik yang Tidak Ada di Laptop Lain
Sarjoko juga menambahkan bahwa meskipun sistem ini mirip dengan PPDB sebelumnya, ada beberapa perbedaan signifikan yang akan meningkatkan aksesibilitas dan pemerataan pendidikan.
Sistem SPMB yang baru akan memungkinkan siswa untuk memilih jalur yang paling sesuai dengan kondisi dan kebutuhan mereka.
Hal ini juga membuka kesempatan bagi siswa berprestasi dari luar zona untuk bisa masuk ke sekolah-sekolah favorit yang sebelumnya sulit dijangkau.
Baca Juga: Laptop Gaming dengan Fitur Unik yang Tidak Ada di Laptop Lain
Artikel Terkait
Barbie Ternyata Dibuat di Indonesia, Sri Mulyani Bongkar Fakta di Tengah Isu Tarif Impor AS
Jelang May Day, DPR dan Serikat Buruh Sepakat Bentuk Satgas PHK: Upaya Cegah Gelombang Pemecatan
Nepal Batasi Pendakian Everest untuk Pendaki Berpengalaman, Biaya Izin Naik Signifikan
Puan Maharani Soroti Tindak Pencurian Ikan di Laut Natuna, Tegaskan Pelanggaran Kedaulatan Negara
Kapan Waktu yang Tepat Membawa Kucing ke Dokter Hewan? Ini Tanda yang Perlu Kamu Waspada!
Cara Tau Ciri-Ciri Buta Warna dan Langkah-Langkah Tes yang Perlu Diketahui
PBB Tekankan Pentingnya Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza Tanpa Pengecualian
WN China Ditangkap di Bandara Manado, Diduga Menyelundupkan Bagian Tubuh Satwa Liar Dilindungi
KPK Sita 65 Lahan Milik Petani dalam Kasus Korupsi Pengadaan Lahan Tol Trans Sumatera
Laptop Gaming dengan Fitur Unik yang Tidak Ada di Laptop Lain