Gubernur Pramono Anung Wajibkan ASN DKI Jakarta Naik Transportasi Umum Setiap Rabu: Upaya Baru Atasi Macet?

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Minggu, 27 April 2025 | 20:09 WIB
Foto Ilustrasi Transjakarta (Pemprov Jakarta)
Foto Ilustrasi Transjakarta (Pemprov Jakarta)

INSIBERNEWS - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, baru saja menggebrak dengan kebijakan barunya: seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Jakarta diwajibkan naik transportasi umum setiap hari Rabu.

Nggak main-main, aturan ini sudah resmi diteken lewat Peraturan Gubernur (Pergub) yang baru diumumkan.

"Setiap hari Rabu kami akan setengah memaksa semua ASN di Jakarta untuk naik angkutan umum," ujar Pramono, Minggu (27/4/2025).

Artinya, semua fasilitas kendaraan dinas dari Pemprov DKI bakal dinonaktifkan untuk sementara setiap Rabu. ASN harus siap-siap jalan kaki sedikit dan berbaur dengan pengguna transportasi umum lainnya.

 Baca Juga: Trump Pertanyakan Putin soal Perang Ukraina Usai Bertemu Zelensky di Vatikan: Jalan Damai Mulai Terbuka?

Demi Transportasi Publik yang Lebih Hidup

Untuk mendukung kebijakan ini, Pramono memastikan bahwa ASN bisa menikmati layanan transportasi umum secara gratis.

Ini jelas menjadi langkah strategis supaya para pegawai negeri tidak merasa terbebani dan justru bisa ikut merasakan layanan publik yang tersedia.

Menurut Pramono, saat ini sekitar 91 persen wilayah Jakarta sudah terhubung dengan transportasi umum.

Capaian ini membuat kebijakan "Rabu Naik Angkutan Umum" terasa lebih masuk akal dan realistis untuk dijalankan.

 Baca Juga: Rusia Akui Pasukan Korea Utara Turun Tangan di Perang Ukraina, Kiev Bantah Klaim Moskow

Rencana Besar: JakLingko Diperluas ke Luar Jakarta

Tidak hanya fokus di dalam kota, Pramono juga menyiapkan rencana untuk memperluas jangkauan layanan JakLingko hingga ke wilayah penyangga Jakarta, seperti Depok, Tangerang, Bekasi, dan sekitarnya.

"Nanti JakLingko akan kami siapkan juga di luar Jakarta, supaya siapa pun yang keluar rumah bisa jalan sebentar dan langsung menemukan transportasi publik," jelasnya.

Kalau rencana ini sukses, mobilitas warga Jakarta dan sekitarnya bisa makin lancar, sekaligus menekan ketergantungan pada kendaraan pribadi.

 Baca Juga: Status Ojol Bakal Diubah Jadi Pelaku UMKM, Grab: Perlu Pertimbangkan Fleksibilitas Kemitraan

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X