Kondisi di lokasi syuting pun disebut tidak manusiawi. Para staf dan figuran harus menunggu berjam-jam di luar ruangan saat musim dingin tanpa tempat berteduh, hanya disediakan burger dan minuman dingin sebagai konsumsi. Bahkan ada figuran lansia yang tidak diberi makan sama sekali atau dipaksa makan dalam waktu 30 menit.
Baca Juga: Usai Lepas Status Lajang, Luna Maya Kini 'Serah Terima' Jabatan Ketua Jomblo ke Raline Shah
Lebih mengejutkan lagi, beberapa pemeran figuran mengaku dipaksa mencukur rambut demi peran, tapi setelahnya tidak diberi kompensasi sepeser pun.
Situasi ini memunculkan kekhawatiran soal lemahnya sistem perlindungan tenaga kerja di industri hiburan Korea Selatan.
Kini publik menantikan langkah konkret dari Netflix untuk memastikan keadilan bagi para pekerja di balik layar.