INSIBERNEWS - Mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, akhirnya angkat bicara soal keputusannya melayangkan tuduhan plagiarisme terhadap grup K-Pop ILLIT. Ia menegaskan langkah tersebut diambil bukan untuk mencari konflik, melainkan sebagai upaya menjaga keutuhan dan masa depan NewJeans yang selama ini berada di bawah naungannya.
Pernyataan itu disampaikan Min Hee Jin saat menghadiri sidang gugatan pembayaran saham terkait pelaksanaan opsi jual atau put option terhadap HYBE.
Sidang tersebut digelar di Pengadilan Distrik Pusat Seoul pada Kamis, 18 Desember 2025, dan menjadi panggung bagi Min Hee Jin untuk memaparkan sudut pandangnya secara terbuka.
Baca Juga: Pemerintah Izinkan Warga Aceh Gunakan Gelondongan Kayu untuk Bangun Tempat Tinggal Pascabanjir
“Kalau dipikir secara logis, tujuan saya sebenarnya sangat sederhana,” ujar Min Hee Jin di hadapan majelis hakim.
Ia menjelaskan bahwa secara pribadi, dirinya bisa saja memilih jalan aman dengan menunggu satu hingga dua tahun untuk mengeksekusi put option dan menerima hak finansialnya. Namun, menurut Min, pilihan tersebut justru mengorbankan NewJeans.
“Kalau saya diam saja, saya bisa mengeksekusi put option dan menerima uang. Tidak ada orang yang mau terlibat konflik besar kalau bukan karena alasan yang sangat kuat,” ucap perempuan berusia 46 tahun itu.
Baca Juga: BNN Ungkap Ratusan Kasus Narkoba Sepanjang 2025, Jaringan Nasional hingga Internasional Terbongkar
Min Hee Jin menekankan bahwa tudingan plagiarisme yang ia lontarkan bukan sekadar perselisihan kreatif biasa. Ia menilai ada persoalan struktural yang lebih besar, terutama menyangkut peran pimpinan HYBE, Bang Si Hyuk, dalam dinamika antargrup di bawah satu perusahaan.
“Ini bukan cuma soal plagiarisme. Pimpinan Bang Si Hyuk sudah bertindak terlalu jauh. Sejak masa debut, semuanya dibuat sulit. Saya merasa NewJeans hanya ingin dimanfaatkan untuk keuntungan,” tuturnya.
Menurut Min, kemunculan konsep grup lain yang dinilai memiliki kemiripan dengan NewJeans berpotensi merugikan identitas dan posisi NewJeans di industri. Ia mengaku tak mungkin menutup mata sebagai pihak yang bertanggung jawab penuh terhadap arah dan citra grup tersebut.
Baca Juga: Bantuan Al-Quran Mengalir, Pengungsi Aceh Tunjukkan Syukur dengan Pelukan
Sebagai mantan CEO ADOR, Min menilai sikap diam justru akan memperlemah NewJeans. Ia menegaskan bahwa tuduhan plagiarisme itu disampaikan demi melindungi hasil kerja kreatif tim dan para anggota grup.
Min Hee Jin juga melontarkan kritik terhadap HYBE sebagai perusahaan induk. Ia menilai HYBE tidak menunjukkan kepedulian yang cukup terhadap isu kemiripan konsep antargrup, meski berada di bawah satu atap manajemen.
Artikel Terkait
Ammar Zoni Akhirnya Lihat Anak-Anaknya Lewat Video, Irish Bella Dinilai Kooperatif Jaga Hubungan Baik
Dikonfirmasi Agensi, Tiffany SNSD dan Byun Yo Han Diisukan Bakal Nikah Tahun Depan
Lagi-lagi Terseret Kasus Perselingkuhan, Jule Diduga Jadi Orang Ketiga Hubungan Sahabatnya
Tudingan DM Sensitif ke Perempuan Asing, Nama Lee Yi Kyung Kembali Jadi Perbincangan Publik
Ucapan Bruno Mars Picu Amarah ARMY, BTS Disebut Tak Diakui Jasanya di Kancah Global
Resmi Berpisah dengan Hamish Daud, Gugatan Cerai Raisa Dikabulkan Pengadilan Agama Jakarta Selatan
Dude Harlino Tegas Bantah Isu Cerai, Kini Tampil Mesra Bareng Alyssa di Momen Wisuda
Lisa Mariana Kirim DM ke Atalia Ditengah Proses Perceraian dengan Ridwan Kamil, Akui Bersalah dan Minta Maaf
Tetap Kompak Usai Bercerai, Shandy Aulia dan David Herbowo Tunjukkan Co-Parenting yang Harmonis
Akui Perannya Jadi ‘Kurir’ Donasi Rp10 Miliar, Ferry Irwandi Soroti Solidaritas Relawan dan Bahaya Narasi Negatif Pascabencana di Sumatera