INSIBERNEWS - Nama Choi Siwon, personel Super Junior, tengah ramai diperbincangkan publik setelah unggahannya di Instagram menimbulkan perdebatan. Ia mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Charlie Kirk, aktivis politik asal Amerika Serikat yang dikenal kontroversial.
Dalam unggahannya, Siwon membagikan potret Kirk bersama istri dan dua anaknya, serta menambahkan gambar simbol salib dengan tulisan singkat, “rest in peace”.
Gestur itu awalnya dimaksudkan sebagai bentuk empati atas duka keluarga yang ditinggalkan, namun justru memantik pro kontra di kalangan netizen.
Baca Juga: Tasya Farasya Pilih Rehat dari Medsos di Tengah Ramai Isu Perceraian dengan Suaminya
Charlie Kirk sendiri merupakan figur publik yang selama ini vokal mendukung kebijakan Presiden Donald Trump. Ia ditembak saat menghadiri acara American Comeback Tour di Utah Valley University pada Rabu (10/9).
Kematian Kirk sontak jadi sorotan luas, terlebih karena selama hidupnya ia dikenal punya pandangan keras dan tidak jarang menuai kontroversi.
Baca Juga: Stellantis Hentikan Produksi Truk Listrik RAM 1500, Fokus ke Model Baru RAM 1500 REV
Sejumlah pandangan Kirk yang memicu perdebatan di antaranya adalah dukungannya terhadap kepemilikan senjata api, penolakan terhadap pernikahan sesama jenis, hingga sikap skeptis terhadap perubahan iklim.
Ia juga dituding mendukung sikap rasis, menolak aborsi bahkan dalam kasus pemerkosaan, serta bersikap keras terhadap konflik Palestina, termasuk disebut mendukung pemusnahan Gaza.
Dengan latar belakang pandangan politik Kirk yang ekstrem, unggahan Siwon langsung menuai kritik. Banyak penggemar K-Pop, termasuk ELF (sebutan fans Super Junior), merasa kecewa karena idolanya dianggap tidak peka terhadap rekam jejak politik tokoh yang ia bela.
Baca Juga: Pasar Motor Masih Bergairah, AISI Yakin Target Penjualan 2025 Tak Goyah
“Seharusnya Siwon lebih berhati-hati. Memberikan ucapan belasungkawa untuk seseorang dengan rekam jejak kontroversial jelas bisa menimbulkan salah paham,” tulis seorang pengguna media sosial.
Namun, ada juga yang membela Siwon. Mereka menilai niatnya murni sebagai bentuk empati terhadap duka keluarga, bukan dukungan terhadap pandangan politik Kirk.
“Dia hanya mendoakan orang yang meninggal, bukan berarti setuju dengan pemikiran almarhum,” ujar seorang penggemar di Twitter/X.
Artikel Terkait
Garuda Muda Bidik Malaysia Usai Hajar Tonga di FIBA U-16 Women’s Asia Cup
Fandy Christian Ngotot Pertahankan Rumah Tangga, Kirim Surat Tolak Cerai untuk Dahlia Poland
Utang Luar Negeri RI Turun Jadi 432,5 Miliar Dolar AS, BI Ungkap Penyebabnya
Ratusan Hektare Tambang Ilegal Disita Negara, Pemerintah Tegaskan Komitmen Jaga Hutan
Banjir di Nagekeo Sebabkan Kerugian Rp90 Miliar, Tiga Warga Masih Hilang
Indonesia Tegaskan Dukungan Total untuk Palestina Usai Deklarasi New York di PBB
Owen Cooper Raih Emmy 2025, Jadi Aktor Termuda yang Sabet Penghargaan Bergengsi
Pasar Motor Masih Bergairah, AISI Yakin Target Penjualan 2025 Tak Goyah
Stellantis Hentikan Produksi Truk Listrik RAM 1500, Fokus ke Model Baru RAM 1500 REV
Tasya Farasya Pilih Rehat dari Medsos di Tengah Ramai Isu Perceraian dengan Suaminya