INSIBERNEWS — Dari tanggal 1 hingga 3 Agustus 2025, perusahaan hiburan raksasa asal Korea Selatan, CJ ENM, menggelar festival global KPop tahunan bertajuk KCON di Crypto Arena dan LA Convention Center, Los Angeles, California.
Ajang ini dikenal sebagai salah satu festival musik K-Pop terbesar, menampilkan jajaran artis terbanyak setiap tahunnya.
Untuk edisi 2025, KCON menghadirkan total 34 tim yang tampil selama tiga hari penuh.
Baca Juga: Meski Terdapat Polemik Soal Kualitas, Mentan Amran Pastikan Beras Premium di Ritel Aman Dikonsumsi
Dari seluruh lineup tersebut, terdapat 10 tim yang tampil di ‘X STAGE’, panggung khusus yang dirancang untuk memperkenalkan grup pendatang baru atau artis yang sedang naik daun kepada publik.
Namun, laporan dari seorang sumber industri pada 8 Agustus mengungkap fakta mengejutkan.
Disebutkan bahwa setiap label yang mengirimkan artisnya tampil di ‘X STAGE’ harus membayar biaya hampir 100 juta won Korea atau sekitar Rp1,17 miliar demi mendapatkan eksposur dan sorotan di panggung tersebut.
Baca Juga: Punya Popularitas Tinggi di Indonesia, Justin Hubner Ungkap Merasa Seperti Ronaldo hingga Raih 3,8 Juta Followers di Instagram
Sumber tersebut menyampaikan kepada media MyDaily bahwa pihak label tidak hanya menanggung biaya tiket pesawat dan akomodasi, tetapi juga harus membayar biaya tambahan di lokasi.
“Kami sudah tahu harus menanggung tiket pesawat dan hotel. Tapi setibanya di sana, kami kaget karena ternyata makanan pun tidak disediakan, sehingga ada biaya ekstra yang harus dikeluarkan,” ujar insider tersebut.
Ia juga menduga bahwa artis yang tampil di panggung utama KCON menghadapi kondisi serupa, yakni menanggung biaya tambahan meski tidak menerima bayaran untuk penampilan mereka.
Baca Juga: Tak Lagi Toleransi, Andre Rosiade Polisikan Akun TikTok Usai Azizah Salsha Difitnah
Berdasarkan informasi yang beredar, satu-satunya fasilitas yang diberikan CJ ENM kepada artis panggung utama adalah tiket pesawat dan penginapan.
Sementara itu, label tetap harus membayar biaya transportasi dan tiket untuk kru pendukung seperti penata rambut, penata rias, stylist, dan staf lainnya.
Hal ini membuat insider tersebut menyebut acara “global” tersebut tak lebih dari bentuk “eksploitasi”.
Baca Juga: Yuk Kenalan dengan Faishal Tanjung, Musisi dan Eksekutif Muda Suami Nadin Amizah
Menanggapi tudingan itu, perwakilan CJ ENM memberikan klarifikasi.
Mereka menegaskan bahwa KCON bukan sekadar ajang tampil tanpa bayaran, melainkan kesempatan berharga bagi artis untuk berinteraksi dan mempromosikan diri di hadapan para pelaku industri musik Amerika yang diundang.
Selain itu, penampilan para artis juga mendapat sorotan global, baik dari penonton di lokasi maupun dari siaran langsung secara daring di seluruh dunia.
Baca Juga: Dunia Hiburan Berduka, Mantan Artis Cilik Santi Sardi Tutup Usia di 56 Tahun
“Semua artis yang berpartisipasi memahami hal ini dan tetap memilih hadir karena melihatnya sebagai peluang promosi,” ujar pihak CJ ENM.
Perwakilan lainnya menambahkan bahwa tidak semua artis atau grup mendapat kesempatan tampil di KCON, meskipun ada yang bersedia membayar.
“Banyak tim yang tidak mendapatkan slot tampil meski mereka siap mengeluarkan biaya. Tidak semua orang bisa memanfaatkan eksposur sebesar ini,” ujarnya.
Artikel Terkait
Berlindung dibalik Masa Depan Anak, Fandy Christian Minta Publik Tak Ikut Campur Urusan Perceraiannya
Dunia Hiburan Berduka, Mantan Artis Cilik Santi Sardi Tutup Usia di 56 Tahun
Yuk Kenalan dengan Faishal Tanjung, Musisi dan Eksekutif Muda Suami Nadin Amizah
Tak Lagi Toleransi, Andre Rosiade Polisikan Akun TikTok Usai Azizah Salsha Difitnah
Punya Popularitas Tinggi di Indonesia, Justin Hubner Ungkap Merasa Seperti Ronaldo hingga Raih 3,8 Juta Followers di Instagram
Meski Terdapat Polemik Soal Kualitas, Mentan Amran Pastikan Beras Premium di Ritel Aman Dikonsumsi