Meski Terdapat Polemik Soal Kualitas, Mentan Amran Pastikan Beras Premium di Ritel Aman Dikonsumsi

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Sabtu, 9 Agustus 2025 | 15:41 WIB
Ilustrasi Beras (Photo : Getty Images/iStockphoto)
Ilustrasi Beras (Photo : Getty Images/iStockphoto)

INSIBERNEWS - Meski sempat ditemukan masalah kualitas pada sebagian produk beras, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa beras premium yang beredar di gerai ritel aman dikonsumsi.

Ditekankan oleh Amran bahwa masalah yang ditemukan itu bukan terkait keamanan pangan, melainkan kualitas, terutama tingkat patahan atau broken yang melebihi standar.

Pernyataan tersebut hadir sebagai respon dari spekulasi masyarakat yang takut membeli beras premium usai temuan kasus beras oplosan beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Yuk Kenalan dengan Faishal Tanjung, Musisi dan Eksekutif Muda Suami Nadin Amizah

“Medium itu broken-nya 25%, kalau premium 15%, tetapi kita lihat kondisi pada saat kita cek itu broken-nya ada yang sampai 40% ada 50%,” ujarnya di Kantor Kementan, Jakarta Selatan, Kamis 7 Agustus 2025.

Meski tingkat brokennya tinggi, Amran menyatakan bahwa beras tersebut tetap layak dikonsumsi masyarakat.

“Hanya saja harganya terlalu tinggi dibanding kualitasnya,” kata dia.

Baca Juga: Bupati Kolaka Timur Terseret Suap Proyek RSUD, Warga Kecewa Janji Layanan Kesehatan Dikhianati

Selanjutnya, sebagai upaya untuk menjamin ketersediaan beras di pasaran, Kementan akan menggelar operasi pasar hingga Desember 2025.

“Sampai Desember kita operasi pasar. Kini kita siapkan 1,3 juta ton. Bansosnya 300 ribu, artinya ada 1,5 juta ton,” tegas Amran.

Adapun dalam kesempatan terpisah, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan telah melaporkan temuan beras oplosan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam sidang kabinet paripurna.

Baca Juga: Pengacara Reza Gladys Sebut Kesaksian Doktif di Persidangan Sangat Disayangkan : Habis Energi Kita Terkait Sidang Model Seperti Ini

Para pelaku beras oplosan ini disebut bakal mendapatkan tindakan tegas dari pemerintah.

“Yang rame sekarang soal beras yang melanggar itu ditindak tegas, tapi masyarakat tidak usah khawatir, kita sudah ada operasi pasar,” kata Zulhas di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu 6 Agustus 2025.***

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X